IHSG Dibayangi Konflik Ukraina-Rusia

Rekomendasi Saham

IHSG Dibayangi Konflik Ukraina-Rusia

- detikFinance
Jumat, 08 Agu 2014 08:55 WIB
IHSG Dibayangi Konflik Ukraina-Rusia
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin berhasil balik arah ke zona hijau jelang penutupan perdagangan setelah seharian melemah. Aksi beli berkat pembelian saham oleh investor domestik.

Menutup perdagangan, Kamis (7/8/2014), IHSG naik tipis 8,751 poin (0,17%) ke level 5.066,978. Sementara Indeks LQ45 bertambah 1,125 poin (0,13%) ke level 864,988.

Wall Street kembali jatuh ke zona merah. Kali ini gara-gara sentimen Rusia yang mencoba membalas sanksi yang sudah diberikan oleh Amerika Serikat (AS) dan sekutunya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 75,07 poin (0,46%) ke level 16.368,27, Indeks S&P 500 turun 10,67 poin (0,56%) ke level 1.909,57, dan Indeks Komposit Nasdaq kehilangan 20,09 poin (0,46%) ke level 4.334,97.

Hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak dengan tekanan negatif dari bursa global. Ancaman melemahnya pertumbuhan ekonomi global gara-gara konflik Ukraina-Rusia akan membayangi pelaku pasar.

Pergerakan bursa-bursa regional pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 anjlok 247,34 poin (1,62%) ke level 14.985,03.
  • Indeks Straits Times melemah 19,36 poin (0,58%) ke level 3.294,86.

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Trust Securities
Seperti yang kami ulas sebelumnya di mana “...pelemahan tersebut bisa saja terbatas jika ada sebagian pelaku pasar yang memanfaatkan pelemahan tersebut untuk buy on weakness....”. IHSG pun pasca bergerak melemah akhirnya dapat kembali mencicipi teritori hijau meski di tengah laju bursa saham Asia yang mayoritas memerah. Meski Rupiah masih melanjutkan pelemahannya dan asing yang masih doyan jualan, tidak menghalangi IHSG bertengger di zona hijau dengan dukungan hampir mayoritas indeks sektoral yang menghijau, terutama pertambangan yang secara persentase memimpin penguatan. Tidak hanya itu, pernyataan MenKeu yang percaya diri bahwa Indonesia tidak akan bernasib seperti Argentina, turut direspons positif.

Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 5068,72 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 5043,53 (level terendahnya) di mid sesi 1 dan berakhir di level 5066,98. Volume perdagangan naik dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.

Pada perdagangan Jumat (8/8) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 5025-5035 dan resisten 5075-5095. Spinning dekati lower bollinger band (LBB ). MACD cenderung turun dengan histogram positif yang memendek. RSI, Stochastic, dan William’s %R melanjutkan penurunan.

Laju IHSG mampu bertahan untuk tidak masuk pada kisaran target support (5025-5035) seiring adanya daya beli yang menahan pelemahan. Dengan asumsi pembelian masih akan berlanjut maka laju IHSG akan berpeluang kembali melanjutkan penguatannya. Namun demikian, tetap cermati sentimen yang ada terutama jika ada pihak-pihak yang memanfaatkan sentimen dari sidang MK untuk melakukan sell-off.

Waterfront Securities Indonesia
IHSG pada perdagangan Kamis 7 Agustus 2014 ditutup menguat 0,17% pada level 5066, setelah bergerak fluktuatif. Sektor pertambangan menyumbangkan penguatan terbesar. Investor asing melakukan net sell senilai Rp 237,7 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup melemah akibat kecemasan akan meningkatnya ketegangan di Ukraina, meskipun terdapat sentimen positif dari laporan keuangan yang lebih baik dari estimasi dan turunnya data initial claims. Data intial claims pekan lalu mengalami penurunan menjadi 289 ribu dari pekan sebelumnya 303 ribu dan lebih baik dari estimasi 308 ribu.

Sementara itu Presiden ECB, Mario Draghi, menyatakan risiko pemulihan dari konflik, termasuk Ukraina, meningkat. Risiko di kawasan euro meningkat setelah Italia kembali masuk dalam masa resesi dan kebuntuan antara Rusia dan AS meningkat menjadi yang terburuk sejak konflik pada waktu perang dingin. Draghi juga menyatakan risiko geopolitik di Ukraina dapat menghambat pemulihan ekonomi. Pembelian aset besar-besaran merupakan pilihan untuk menghadapi goncangan ekonomi yang parah. ECB mempertahankan suku bunganya pada level 0,15%. Bank of England mempertahankan suku bunga pada 0,5%.

Untuk Indeks Harga Saham Gabungan hari ini diperkirakan bergerak cenderung mixed to low. IHSG akan berada pada kisaran level 5030-5115. Rekomendasi: BBTN, WIKA, BBNI, SMGR, INTP, KLBF, TLKM.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads