Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 1,051 poin (0,02%) ke level 5.068,029. Indeks mampu naik tipis di tengah maraknya sentimen negatif. Namun pergerakan IHSG masih tipis atau bisa dibilang datar.
Investor masih berhati-hati dalam bertransaksi karena banyaknya sentimen negatif. Sehingga indeks pun akhirnya jatuh ke zona merah setelah sempat naik hingga ke level 5.076,556.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Investor paling banyak melepas saham-saham berbasis perkebunan dan aneka industri. Beberapa saham masih ada yang diincar, seperti di sektor konstruksi dan infrastruktur.
Perdagangan siang hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 86.595 kali dengan volume 1,967 miliar lembar saham senilai Rp 1,744 triliun. Sebanyak 99 saham naik, 136 turun, dan 70 saham stagnan.
Pergerakan bursa regional tidak jauh berbeda dengan pagi tadi, rata-rata masih bergerak di teritori negatif. Hanya bursa Tiongkok yang bisa menguat.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 terjun bebas 400,88 poin (2,63%) ke level 14.831,49.
- Indeks Hang Seng berkurang 48,02 poin (0,20%) ke level 24.339,54.
- Indeks Komposit Shanghai naik 5,48 poin (0,25%) ke level 2,193.15.
- Indeks Straits Times melemah 30,48 poin (0,92%) ke level 3.283,74.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Mandom (TCID) naik Rp 400 ke Rp 17.500, Tower Bersama (TBIG) naik Rp 150 ke Rp 8.250, Surya Citra (SCMA) naik Rp 105 ke Rp 3.950, dan Multi Prima (LPIN) naik Rp 100 ke Rp 5.200.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Inti Agri (IIKP ) turun Rp 375 ke Rp 1.125, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 250 ke Rp 53.050, Indocement (INTP) turun Rp 175 ke Rp 24.250, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 150 ke Rp 27.850.
(ang/hds)











































