Tak Bisa Bayar Utang, Tambang Grup Bakrie Minta Keringanan

Tak Bisa Bayar Utang, Tambang Grup Bakrie Minta Keringanan

- detikFinance
Jumat, 08 Agu 2014 16:55 WIB
Tak Bisa Bayar Utang, Tambang Grup Bakrie Minta Keringanan
Jakarta - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) akan mengajukan permohonan baru untuk mengubah syarat dan ketentuan Obligasi Konversi Bergaransi senilai US$ 375 juta. Perseroan merasa tidak mampu menyelesaikan kewajibannya untuk saat ini.

Obligasi berkupon 9,25% yang akan jatuh tempo Agustus 2014 ini diterbitkan oleh anak usaha BUMI, Enercoal Resources Pte, Ltd. Perusahaan tambang Grup Bakrie itu menjadi penjamin atas surat utang tersebut.

"Perseroan bermaksud mengajukan permohonan persetujuan tersebut melalui Rapat Para Pemegang Obligasi Konversi yang akan diselenggarakan pada tanggal 22 Agustus 2014," kata Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan BUMI Dileep Srivastava dalam keterangan tertulis, Jumat (8/8/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Permohonan tersebut di antaranya adalah memperpanjang jatuh tempo Obligasi Konversi, mengubah harga konversi serta kupon obligasi, dan memasukkan Obligasi Konversi tersebut sebagai utang antar kreditor tambahan yang dijamin dengan jaminan bersama dan menempatkannya pada posisi sederajat (pari passu) dengan utang senior berjamin lainnya.

"Dengan memperhatikan harga batu bara dan kondisi usaha di sektor batu bara yang sedang menurun, perseroan tidak dalam posisi untuk menyelesaikan obligasi tersebut secara tunai dan meyakini bahwa para pemegang obligasi akan mempertimbangkan dan menerima dengan baik usulan perubahan syarat dan ketentuan obligasi tersebut, dan selanjutnya akan memberikan persetujuan pada tanggal 22 Agustus untuk merestui berbagai usulan perubahan," ujar Dileep.

(ang/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads