Investasi Ini Tawarkan Keuntungan 15-20% per Tahun

Investasi Ini Tawarkan Keuntungan 15-20% per Tahun

- detikFinance
Senin, 11 Agu 2014 12:52 WIB
Investasi Ini Tawarkan Keuntungan 15-20% per Tahun
Jakarta - Berbagai jenis produk investasi ditawarkan kepada masyarakat untuk menjadi pilihan penempatan dana yang tepat. Keuntungan atau imbal hasil yang didapatkan pun bervariasi tergantung jenis investasinya.

Namun, yang terpenting adalah masyarakat harus teliti dalam membeli produk investasi, pastikan produk tersebut legal.

Salah satu produk investasi yang menawarkan return atau imbal hasil tinggi selain saham adalah reksa dana. Rata-rata imbal hasil reksa dana saham secara historis berkisar antara 15-20% per tahun. Sementara untuk reksa dana pendapatan tetap mencapai 9,5-10,5%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Demikian disampaikan Kepala Divisi Riset Mandiri Manajemen Investasi (MMI) Yusuf Ade Winoto saat ditemui di Restoran Bebek Bengil, Jakarta, Senin (11/8/2014).

"Biasanya reksa dana saham melihat benchmark, IHSG tahun ini sudah naik 17-18%, reksa dana minimal bisa di angka itu, bahkan bisa lebih tinggi, itu nilai tambah dari reksa dana tapi tentunya harus dilihat benchmark, acuannya," ujar dia.

Menurutnya, pertumbuhan Indeks Harga Saham Tahunan (IHSG) tahun ini masih akan bergerak positif dan cenderung lebih tinggi di angka 5.200 di akhir tahun. Kenaikan IHSG ini akan mampu mendorong kenaikan imbal hasil reksa dana saham.

"IHSG sampai akhir tahun 5.200, return reksa dana saham biasanya 2-3% di atas IHSG. Tapi risikonya kalau IHSG minus ya minus tapi diusahakan minus nggak terlalu tinggi," kata dia.

Sementara untuk reksa dana pendapatan tetap yang acuannya berfokus pada obligasi secara historis rata-rata return yang diperoleh mencapai 9,5-10,5% per tahun.

"Reksa dana pendapatan tetap acuan ke obligasi, acuan ke BI rate, 2-3% di atas BI rate," katanya.

Berbeda dengan deposito yang hanya memberikan bunga sebesar rata-rata 7,5% per tahun.

"Rata-rata bunga deposito 7,5% per tahun. Belum dipotong pajak 1,5% ya sekitar 6% jadinya," kata dia.

(drk/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads