IHSG Lanjutkan Penguatan

Rekomendasi Saham

IHSG Lanjutkan Penguatan

- detikFinance
Selasa, 12 Agu 2014 08:40 WIB
IHSG Lanjutkan Penguatan
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin menutup perdagangan awal pekan dengan positif, naik 59 poin. Indeks kembali menembus level 5.100.

Menutup perdagangan awal pekan, Senin (11/8/2014), IHSG melaju 59,476 poin (1,18%) ke level 5.113,236. Sementara Indeks LQ45 menanjak 13,522 poin (1,57%) ke level 875,427.

Wall Street kembali ditutup menguat setelah kekhawatiran investor atas konflik di Rusia mulai mereda. Negara Beruang Merah itu sudah mengirim bantuan kemanusiaan ke Ukraina.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 16,05 poin (0,10%) ke level 16.569,98, berada di bawah level penutupan tahun 2013.

Indeks S&P 500 bertambah 5,33 poin (0,28%) ke level 1.936,92. Sementara Indeks Komposit Nasdaq menguat 30,43 poin (0,70%) ke level 4.401,33.

Hari ini IHSG diperkirakan masih mampu melanjutkan penguatan berkat sentimen positif dari pasar global dan regional. Investor sedikit lega konflik geopolitik dunia mulai mereda.

Pergerakan bursa-bursa regional pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 menguat 71,53 poin (0,47%) ke level 15.202,05.
  • Indeks Straits Times naik 5,78 poin (0,17%) ke level 3.312,23.

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Mandiri Sekuritas
Pasar saham AS melanjutkan kenaikan, seiring dengan meredanya tensi geopolitik antara Rusia dan Ukraina. Penguatan itu diapresiasi dengan kenaikan indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar +0,10% dan indeks S&P500 sebesar +0,28%.

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh kebijakan China yang melonggarkan pemberian kredit. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 sebesar +0,54% dan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan +0,70%.

Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas kembali terkoreksi. Harga minyak mentah WTI turun -0,22% ke level US$97,86 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi -0,06% ke posisi US$1.309,70 per troy ounce.

Dari dalam negeri, tekanan terhadap nilai tukar rupiah telah terapresiasi pasar, seiring telah diantisipasinya rilis defisit transaksi berjalan di kuartal dua 2014. Di sisi lain, aliran dana asing yang masuk ke pasar modal Indonesia masih terus terjadi, sejalan dengan optimisme terhadap pemerintah baru.

Menurut Analis Teknikal Mandiri Sekuritas, indeks harga saham gabungan (IHSG) diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Jangka pendek indeks masih dalam fase konsolidasi. Indeks membentuk gap up dan bergerak menguat 1,18%.

Hari ini Indeks masih akan bergerak melanjutkan penguatannya dengan kenaikan terbatas dan coba menguji resistance di level 5.122. Indeks bergerak di kisaran support 5.096 dan resistance 5.122.

Trust Securities
Menghijaunya mayoritas laju bursa saham Asia membuat IHSG yang sebelumnya merah langsung dimanfaatkan untuk kembali mengakumulasi saham sehingga berimbas pada berbalik menghijaunya IHSG. Di sisi lain, kembalinya asing mencatatkan nett buy meski tipis serta laju Rupiah yang juga kembali terapresiasi turut menambah sentimen positif bagi IHSG. Tidak hanya itu, penguatan saham-saham konsumer dan infrastruktur setelah pelaku pasar memanfaatkan pelemahan sebelumnya untuk masuk kembali sehingga berimbas pada berbalik menguatnya indeks sektoral keduanya juga menopang penguatan IHSG. Menghijaunya pembukaan sebagian pasar saham Eropa juga turut direspon positif. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 5113,24 (level tertingginya) di akhir sesi 2 dan menyentuh level 5087,98 (level terendahnya) di awal sesi 1 dan berakhir di level 5113,24. Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan penurunan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.

Pada perdagangan Selasa (12/8) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 5068-5092 dan resisten 5121-5134. White marubozu lewati middle bollinger band (MBB ). MACD cenderung turun dengan histogram negatif yang memendek. RSI, Stochastic, dan William’s %R mencoba berbalik naik. Laju IHSG mampu melewati target resisten (5067-5087) seiring kembali maraknya aksi beli. Dengan asumsi masih berlanjutnya aksi beli seiring meredanya imbas negatif pasar saham global membuat IHSG berpotensi kembali melanjutkan rebound namun, tetap mewaspadai potensi-potensi sentimen yang dapat menahan laju IHSG. Apalagi, tertinggal utang gap di 5076-5088.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads