Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 2,206 poin (0,04%) ke level 5.170,475 meski sudah masuk area jenuh beli. Indeks semakin mendekat level psikologis 5.200.
Aksi beli belum terlalu ramai pagi tadi, namun cukup untuk menahan indeks di zona hijau. Sayangnya aksi jual investor lokal yang mulai marak membuat indeks jatuh ke zona merah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaku pasar belum ramai bertransaksi sambil menanti pengumuman BI Rate oleh Bank Indonesia (BI) siang ini. Indeks meluncur tajam hingga ke titik terendahnya di 5.146,685.
Perdagangan siang hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 120.958 kali dengan volume 3,223 miliar lembar saham senilai Rp 2,791 triliun. Sebanyak 128 saham naik, 137 turun, dan 87 saham stagnan.
Bursa-bursa regional bergerak mixed hingga siang hari ini. Sentimen positif menguatnya Wall Street semalam tidak dimanfaatkan dengan baik oleh pelaku pasar di Asia.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 menguat 102,10 poin (0,67%) ke level 15.315,73.
- Indeks Hang Seng menipis 18,79 poin (0,08%) ke level 24.871,55
- Indeks Komposit Shanghai berkurang 1,08 poin (0,05%) ke level 2.221,80.
- Indeks Straits Times naik 6,43 poin (0,19%) ke level 3.307,84.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Unilever (UNVR) turun Rp 525 ke Rp 31.475, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 350 ke Rp 54.700, Semen Indonesia (SMGR) turun Rp 300 ke Rp 16.425, dan United Tractor (UNTR) turun Rp 225 ke Rp 24.175.
(ang/hds)
