Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan akhir pekan dengan datar. Investor menanti Nota Keuangan 2015 yang akan disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 11.685 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.670 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 0,042 poin (0,01%) ke level 5.155,589. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 0,010 poin (0,01%) ke level 882,568.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pergerakan IHSG masih dalam rentang yang tipis. Transaksi pagi ini masih belum terlalu ramai karena aksi tunggu investor.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG naik tipis 1,863 poin (0,04) ke level 5.157,410. Sementara Indeks LQ45 menipis 0,638 poin (0,07%) ke level 881,920.
Kemarin IHSG kemarin tak mampu mengakhiri perdagangan di teritori positif. Indeks pun tak mampu menguji level psikologis baru di 5.200 poin.
Wall Street berakhir positif menyusul komentar Rusia soal konflik di Ukraina. Pelaku pasar juga bisa mengesampingkan laporan kinerja emiten yang mengecewakan.
Bursa-bursa regional pagi hari ini bergerak mixed. Sentimen yang datang dari pasar global belum memberi kepastian.
Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 turun tipis 20,36 poin (0,13%) ke level 15.294,21.
- Indeks Hang Seng naik 158,39 poin (0,64%) ke level 24.959,75.
- Indeks Komposit Shanghai melemah 16,41 poin (0,74%) ke level 2.206,47.
- Indeks Straits Times bertambah 5,01 poin (0,15%) ke level 3.299,84.











































