Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup stagnan di posisi Rp 11.670 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 0,042 poin (0,01%) ke level 5.155,589. Indeks membuka perdagangan awal pekan dengan datar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG menipis 10,818 poin (0,21%) ke level 5.144,729 gara-gara aksi ambil untung. Indeks melemah sendirian di antara indeks saham bursa Asia.
Aksi ambil untung sempat mendesak indeks jatuh ke titik terendahnya hari ini di 5.144,073. Saham-saham unggulan jadi target aksi jual.
Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (15/8/2014), IHSG terpangkas 6,585 poin (0,13%) ke level 5.148,962. Sementara Indeks LQ45 terkoreksi 2,660 poin (0,30%) ke level 879,898.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah memaparkan nota keuangan RAPBN 2015 di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta. Pertama kali dalam sejarah, anggaran belanja RI tembus Rp 2.000 triliun tahun depan.
Investor tetap lakukan aksi jual, apalagi menjelang penutupan perdagangan makin ramai saja. Aksi jual ini banyak dilakukan investor domestik.
Perdagangan siang hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 171.705 kali dengan volume 5,642 miliar lembar saham senilai Rp 7,405 triliun. Sebanyak 152 saham naik, 152 turun, dan 98 saham stagnan.
Volume dan nilai transaksi hari ini naik tinggi berkat aksi tutup sendiri (crossing) dua saham di pasar negosiasi. Transaksi crossing saham PT Malindo Tbk (MAIN) sebesar Rp 2,1 triliun dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) senilai Rp 1,6 triliun.
Bursa regional berhasil mempertahankan momentum penguatan sejak siang tadi sehingga ditutup kompak di zona hijau. Bursa saham Tiongkok memimpin penguatan.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa regional sore ini:
- Indeks Nikkei 225 naik tipis 3,77 poin (0,02%) ke level 15.318,34.
- Indeks Hang Seng menguat 153,58 poin (0,62%) ke level 24.954,94.
- Indeks Komposit Shanghai melaju 20,27 poin (0,92%) ke level 2.226,73.
- Indeks Straits Times tumbuh 20,95 poin (0,64%) ke level 3.315,78.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mayora (MYOR) turun Rp 1.100 ke Rp 29.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 600 ke Rp 54.400, Lippo Insurance (LPGI) turun Rp 350 ke Rp 5.450, dan Taisho (SQMI) turun Rp 295 ke Rp 970.
(ang/hds)











































