"Adanya kemungkinan Bank Sentral AS melakukan normalisasi kebijakan moneternya dengan menaikkan tingkat bunga di tahun 2015, akan membawa dampak kepada tekanan nilai tukar rupiah dan mata uang banyak negara, termasuk Indonesia," kata SBY dalam pidatonya soal RUU APBN 2015 di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2014).
Karena itu, kata SBY, Indonesia membutuhkan dibutuhkan satu asumsi yang realistis dan mampu mengantisipasi perkembangan ke depan. Pemerintah pun sudah mempersiapkan asumsi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan hari ini nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup stagnan di posisi Rp 11.670 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.
(ang/dnl)











































