Pelemahan IHSG Mulai Terbatas

Rekomendasi Saham

Pelemahan IHSG Mulai Terbatas

- detikFinance
Rabu, 27 Agu 2014 08:52 WIB
Pelemahan IHSG Mulai Terbatas
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin anjlok 38 poin akibat maraknya aksi jual. Indeks terseret sentimen bursa regional yang kompak jatuh ke zona merah.

Mengakhiri perdagangan, Selasa (26/8/2014), IHSG ditutup anjlok 38,404 poin (0,74%) ke level 5.146,552. Sementara Indeks LQ45 jatuh 7,588 poin (0,86%) ke level 876,235.

Wall Street berakhir positif dan mengangkat Indeks S&P 500 ke rekor baru menembus level 2.000 untuk pertama kalinya dalam sejarah. Data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang solid jadi pemicunya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 29,83 poin (0,17%) ke level 17.106,70. Indeks S&P 500 bertambah 2,10 poin (0,11%) ke level 2.000,02, sebuah rekor baru. Indeks Komposit Nasdaq tumbuh 13,29 poin (0,29%) ke level 4.570,64.

Hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak konsolidasi. Indeks sudah mendekati area jenuh jual sehingga koreksi yang terjadi diprediksi mulai terbatas.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 naik tipis 16,18 poin (0,10%) ke level 15.537,40.
  • Indeks Straits Times bertambah 13,27 poin (0,40%) ke level 3.336,29.

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Semesta Indovest
Bursa AS ditutup positif pada tadi malam dengan indeks Dow Jones naik 29,83 poin atau 0,17% ke level all time high di 17.153,80, S&P 500 naik 0,11% ke level 2.000,02, dan Nasdaq naik 0,10%. Penguatan indeks didorong oleh baiknya dta ekonomi seperti durable goods order naik 22,6% dibandingkan dengan perkiraan naik 7,5%, consumer confidence naik ke lecel 92 lebih tinggi dari perkiraan di 89. Saham United Health memimpin penguatan indeks.

Bursa eropa ditutup positif terimbas rencana ECB yang akan mengeluarkan program stimulus ekonomi lanjutan untuk emndorong perekonomian. Indeks FTSE naik 0,70%, CAC naik 1,18%, dan DAX naik 0,82%.

Bursa Indonesia hari ini diperkirakan masih akan melemah seiring tren IHSG yang sedang menurunIndeks EIDO melemah 0,41%. Saham-saham yang dapat diperhatikan hari ini antara lain ASRI, TLKM, ADRO, SSMS, LPKR.

Trust Securities
Laju IHSG masih sesuai dengan perkiraan kami sebelumnya yang masih bergerak melemah namun, harapan kami agar pelemahan menjadi terbatas tidak terjadi karena marak dan derasnya aksi profit taking. IHSG pun masih melanjutkan pelemahannya. Berbalik melemahnya laju bursa saham Asia seiring aksi profit taking yang terjadi berimbas negatif pada laju IHSG. Apalagi ditambah dengan masih melemahnya laju nilai tukar Rupiah, masih berlanjutnya aksi jual asing, dan penilaian berlebihan dari kelangkaan BBM semakin membuat IHSG terhimpit dalam zona merah. Pelaku pasar pun lebih memilih mengamankan posisi sehingga melemahkan IHSG. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 5195,11 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 5144,27 (level terendahnya) di mid sesi 1 dan berakhir di level 5146,55. Volume perdagangan turun dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.

Pada perdagangan Rabu (27/8) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 5127-5138 dan resisten 5175-5196. Three black crows menuju middle bollinger band (UBB ). MACD cenderung bergerak menurun dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, Stochastic, dan William’s %R melanjutkan penurunan. Laju IHSG gagal terjaga di sekitar target support (5168-5178) dan gagal juga menuju target resisten (5205-5215). Kondisi yang sama masih terjadi di mana, belum adanya sentimen yang dapat memberikan imbas positif bagi IHSG membuat pelaku pasar cenderung masih akan melanjutkan aksi jual.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads