Namun, kemenangan pemimpin baru ini justru tidak direspons positif oleh pelaku pasar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam seminggu terakhir cenderung turun.
Director D'Origin Financial Advisory Cynthia Nadeak CSA mengungkapkan, respons pasar yang paling signifikan adalah ketika tanggal 21 Juli 2014 saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyampaikan hasil rekapitulasi suara yang memenangkan tim Jokow-JK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cynthia menjelaskan, fokus utama pelaku pasar saham saat ini adalah menantikan profil tim pemerintahan baru yang diharapkan bisa diisi oleh kalangan profesional yang memang mumpuni di bidangnya.
"Proses penantian berikutnya adalah profil tim pemerintahan yang baru. Ini menjadi salah satu perhatian utama pasar terutama untuk pemilhan key persons untuk kepemimpinan yang terkait dengan bidang ekonomi dan politik," terang dia.
Menurut dia, pelaku pasar tidak lagi melihat pemimpin pintar dengan segudang aturan namun yang lebih bekerja keras dalam mengimplementasikan program-programnya.
"Yang ditunggu adalah pemimpin yang pro pasar yang in line dengan program kerjanya Jokowi-JK yang selama ini digadang-gadang. Kita (pasar) menantikan profil yang mengemukakan kerja keras yang implementatif daripada birokrat baru yang hanya hobi bikin aturan dan kebijakan bagus," tandasnya.
(drk/ang)











































