Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka naik tipis 0,963 poin (0,02%) ke level 5.166,210 karena investor cenderung wait and see.
Pelaku pasar masih menanti hasil pertemuan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden Terpilih Joko Widodo (Jokowi) di Bali, salah satunya soal bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi beli selektif terjadi di saham-saham unggulan dan lapis dua. Indeks mampu bertahan di zona hijau berkat aksi beli ini.
Perdagangan siang hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 130.562 kali dengan volume 2,902 miliar lembar saham senilai Rp 2,658 triliun. Sebanyak 187 saham naik, 86 turun, dan 90 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia bergerak mixed hingga siang hari ini. Sentimen rekor Wall Street semalam belum mampu menjadi katalis positif.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melemah 85,87 poin (0,55%) ke level 15.448,95.
- Indeks Hang Seng naik tipis 20,52 poin (0,08%) ke level 24.939,27.
- Indeks Komposit Shanghai turun 8,09 poin (0,37%) ke level 2.201,37.
- Indeks Straits Times menguat 11,47 poin (0,34%) ke level 3.352,93.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Asahimas (AMFG) turun Rp 125 ke Rp 8.175, Buana (BFIN) turun Rp 100 ke Rp 2.200, Trikomsel (TRIO) turun Rp 100 ke Rp 1.500, dan BCA (BBCA) turun Rp 75 ke Rp 11.775.
(ang/hds)











































