Banyak Sentimen Negatif, IHSG Bisa Melemah

Rekomendasi Saham

Banyak Sentimen Negatif, IHSG Bisa Melemah

- detikFinance
Jumat, 29 Agu 2014 08:52 WIB
Banyak Sentimen Negatif, IHSG Bisa Melemah
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin berhasil mempertahankan diri di zona hijau berkat aksi beli selektif. Indeks satu-satunya yang ditutup menghijau di antara indeks bursa Asia lainnya.

Mengakhiri perdagangan, Kamis (28/8/2014), IHSG ditutup naik 19,232 poin (0,37%) ke level 5.184,479. Sementara Indeks LQ45 ditutup menguat ke level 2,487 poin (0,28%) ke level 883,189.

Wall Street kehilangan pijakan setelah konflik antara Ukraina dan Rusia kembali memanas. Untungnya data ekonomi Amerika Serikat (AS) mampu memberi bantalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 42,44 poin (0,25%) ke level 17.079,57, Indeks S&P 500 kehilangan 3,38 poin (0,17%) ke level 1.996,74, dan Indeks Komposit Nasdaq berkurang 11,93 poin (0,26%) ke level 4.557,70.

Hari ini IHSG diperkirakan bisa melemah karena sentimen negatif yang datang dari dalam dan luar negeri. Ancaman krisis BBM subsidi juga akan terasa di pasar modal.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 81,75 poin (0,53%) ke level 15.378,11.
  • Indeks Straits Times terpangkas 6,53 poin (0,20%) ke level 3.323,69.

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Semesta Indovest
Bursa AS ditutup melemah tadi malam menghentikan kenaikan dalam tiga hari terakhir. Indeks Dow Jones turun 42,44 poin atau 0,25%, S&P 500 turun 0,17%, dan Nasdaq turun 0,26%. Pelemahan indeks didorong oleh meningkatknya ketegangan di Ukraina menyusul terus bertambahnya pasukan Rusia di perbatasan, kabar ini menghapus sentimen positif dari naiknya GDP AS sebesar 4,2% yang lebih besar dari perkiraan, hal ini diangggap bukan sebagai kejutan, begitu juga dengan data ekonomi, jobless claim dilaporkan turun 1.000 orang menjadi 298.000, pending home sales naik 3,3%.

Bursa eropa ditutup melemah terimbas meningkatnya ketegangan antara Rusia dan Ukraina. Indeks FTSE turun 0,36%, CAC turun 0,66%, dan DAX turun 1,12%.

Bursa Indonesia hari ini diperkirakan akan kembali konsolidasi akibat kuatnya minat beli dapat teredam oleh sentimen turunnya bursa regional. Indeks EIDO turun 0,55%. Saham-saham yang dapat diperhatikan hari ini antara lain PWON, APLN, ASRI, MPPA, LPKR.

Mandiri Sekuritas
Pasar saham AS berbalik melemah, seiring semakin agresifnya pemberontak di Ukraina. Pelemahan dialami indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar -0,25% dan indeks S&P500 sebesar -0,17%.

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh ketidakastian kebijakan bank sentral Eropa dalam memberikan stimulus. Koreksi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 di Jepang sebesar -0,12% dan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan -0,54%.

Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas terapresiasi. Harga minyak mentah WTI naik +0,01% ke level US$94,55 per barel. Sedangkan harga emas Comex menguat +0,04% ke posisi US$1.290,90 per troy ounce.

Dari dalam negeri, ketidakpastian penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya kelangkaan di akhir tahun 2014. Di sisi lain, presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menegaskan jika pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM bersubsidi hingga akhir pemerintahannya. Sementara kuota BBM bersubsidi sendiri diperkirakan akan habis pada November 2014.

Melihat hal itu, Analis Teknikal Mandiri Sekuritas memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks rebound dengan volume intraday relatif besar dan buyer masih kontrol. Indicator stochastic berpotensi membentuk goldencross. Hari ini Indeks berpotensi melanjutkan penguatannya coba menguji resistance di level 5.197. Indeks bergerak dikisaran support 5.168 dan resistance 5.197.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads