IHSG Terkoreksi 3,112 Poin

IHSG Terkoreksi 3,112 Poin

- detikFinance
Rabu, 05 Jan 2005 16:28 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan saham Rabu (5/1/2005) turun 3,112 poin pada level 1015,431. Meski nilai transasksi sangat tinggi mencapai Rp 2 triliun, aksi profit taking yang tidak terhindari membuat IHSG terkoreksi.Indeks LQ45 turun 0,984 poin pada level 221,519, indeks JII turun 1,687 poin pada level 168,204. Sedangkan indeks MBX turun 0,913 poin pada level 272,732 dan DBX turun 0,344 poin pada level 225, 369.Perdagangan di pasar reguler berlangsung ramai dengan transaksi yang terjadi sebanyak 27.552 kali pada volume 4.614.100 lot saham senilai Rp 2,152 triliun sebanyak 46 saham naik 111 saham turun dan 211 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top looser diantaranya, Internasional Nikel (INCO) turun Rp 250 jadi Rp 11.750, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) turun Rp 125 menjadi Rp 3.225, United Tractors (UNT) turun Rp 100 menjadi Rp 2.450, Telkom (TLKM) turun Rp 75 jadi Rp 4.875, Indosat (ISAT) turun Rp 50 jadi Rp 5.900, AStra Internasional (ASII) turun Rp 50 jadi Rp 9.700.Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer diantaranya, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 400 jadi Rp 20.500, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 150 jadi Rp 13.350, BCA (BBCA) naik Rp 75 jadi Rp 3.075, Bank Danamon (BDMN) naik Rp 50 jadi Rp 4.350, BRI (BBRI) naik Rp 25 jadi 2.850.Setelah mengalami kenaikan yang cukup tajam pada perdagangan saham kemarin, IHSG terkena aksi profit taking karena investor melepas saham-saham unggulan untuk merealisasikan keuntungan. Meskipun demikian nilai perdagangan saham tercatat sangat tinggi sebesar Rp 2 triliun lebih karena banyaknya transaksi. Hal ini karena investor menunggu realisasi positif dari pelaksanaan moratorium utang yang diberikan oleh negara kreditor. (mar/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads