Direktur Utama GIAA Emirsyah Satar mengungkapkan, pihaknya merencanakan beberapa langkah untuk bisa menekan angka kerugian perseroan, di antaranya dengan melakukan restrukturisasi rute.
"Kita lakukan restrukturasi rute," katanya saat ditemui di kompleks Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jakarta, Selasa (2/9/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Efisiensi dalam operasional, kita menutup rute, armada kita restrukturasi lagi, seperti contoh misalnya rute ke luar negeri Mumbai, Manila, kita tunda, lalu rute ada yang di domestik yang nggak menguntungkan kita tutup, di internasional pun kita tutup seperti di Taipei," ujar Emir.
Selain itu, Emir juga menyebutkan akan melakukan berbagai macam efisiensi dengan tidak terlalu agresif dalam berekspansi.
"Pesawat-pesawat lama yang mau kita pakai lebih panjang, kita cepat jual, kita kuatkan. (Pembelian pesawat baru) schedule-nya tetap tapi yang lama-lama yang kita mau perpanjang tidak kita perpanjang. Kita tutup, kita kurangi, dan ekspansi kita kurangi," tandasnya.
(drk/ang)











































