Dibobolnya layanan iCloud oleh dedemit dunia maya menjadi sentimen negatif terhadap pergerakan saham Apple. Sahamnya pun tak lagi berada di kisaran US$ 100 per lembar.
Seperti dikutip dari Reuters, Kamis (4/9/2014), saham Apple anjlok US$ 4,36 per lembar atau setara 4,2% ke level US$ 98,94 per lembar. Ini merupakan koreksi terdalamnya sejak 28 Januari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Koreksi saham Apple ini menular ke saham-saham teknologi lainnya membuat indeks sektor teknologi di S&P 500 turun 0,7% di bursa Wall Street. Setelah melakukan investigasi, Apple mengklaim bahwa sistem iCloud tetap aman.
"Kami ingin menyediakan update soal investigasi terkait pencurian foto dari beberapa selebriti. Ketika kami mengetahui kasus itu, kami marah dan segera memobilisasi teknisi Apple untuk menemukan sumber masalah. Privasi pelanggan adalah hal terpenting bagi kami," kata Apple dalam pernyataan tertulis.
(ang/hen)











































