Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 2,072 poin (0,04%) ke level 5.135,105. Indeks bergerak lesu di perdagangan akhir pekan. Indeks akan perkuat posisi terlebih dahulu sebelum menanjak ke resisten berikutnya.
Indeks bergerak datar dalam rentang yang tidak terlalu lebar. Pelaku pasar cenderung memilih aksi tunggu sampai ada katalis positif yang bisa jadi penggerak IHSG.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks sempat jatuh ke titik terendahnya hari ini di awal-awal perdagangan di level 5.127,728. Aksi beli di saham-saham konsumer menahan Indeks di zona hijau.
Saham Produsen Bir Bintang dan Angker Bir, yaitu PT Multi Bintang Tbk (MLBI) dan PT Delta Jakarta Tbk (DLTA) naik paling tinggi dan memberi poin yang cukup bagi IHSG bertahan di zona hijau.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 98.104 kali dengan volume 2,544 miliar lembar saham senilai Rp 2,405 triliun. Sebanyak 128 saham naik, 124 turun, dan 83 saham stagnan.
Pergerakan bursa-bursa regional masih sama seperti pagi tadi, mixed cenderung menguat. Perdagangan Wall Street semalam yang lesu menular ke bursa Asia.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 63,11 poin (0,40%) ke level 15.972,31.
- Indeks Hang Seng berkurang 93,48 poin (0,38%) ke level 24.569,16.
- Indeks Komposit Shanghai bertambah 3,58 poin (0,16%) ke level 2.315,26.
- Indeks Straits Times tumbuh 2,48 poin (0,07%) ke level 3.349,76.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Agro (AALI) turun Rp 250 ke Rp 23.300, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 200 ke Rp 10.200, Siloam (SILO) turun Rp 175 ke Rp 15.125, dan Inti Bangun (IBST) turun Rp 170 ke Rp 3.200.
(ang/hds)











































