Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 25 poin membuka perdagangan awal pekan. Investor asing belum berhenti melepas saham dalam rangka ambil untung.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 11.840 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 11.823 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG turun 25,445 poin (0,49%) ke level 5.118,226. Sedangkan Indeks LQ45 melemah 6,375 poin (0,73%) ke level 863,744.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham unggulan jadi sasaran aksi jual. Indeks langsung jatuh ke zona merah sejak awal perdagangan akibat aksi jual ini.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG terpangkas 20,534 poin (0,40%) ke level 5.123,177. Sementara Indeks LQ45 melemah 5,160 poin (0,59%) ke level 864,959.
Akhir pekan lalu IHSG hanya naik tipis 10 poin didorong aksi investor domestik yang masih semangat berburu saham. Penguatan Indeks terhambat investor asing yang terus melepas saham.
Saham-saham di bursa Wall Street AS turun pada perdagangan di akhir pekan. Investor melakukan aksi jual karena sanksi baru ke Rusia yang diterapkan oleh pihak Barat.
Bursa di Asia pagi hari ini bergerak variatif dengan kecenderungan melemah. Bursa saham Jepang hari ini tutup menyambut hari libur nasional.
Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Hang Seng melemah 67,32 poin (0,27) ke level 24.595,32.
- Indeks Komposit Shanghai naik 20,27 poin (0,88%) ke level 2.331,95.
- Indeks Straits Times turun 6,27 poin (0,19%) ke level 3.339,28.











































