IHSG Stagnan di Awal Pekan

IHSG Stagnan di Awal Pekan

- detikFinance
Senin, 15 Sep 2014 16:14 WIB
IHSG Stagnan di Awal Pekan
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan dengan naik tipis 1 poin setelah seharian bergerak negatif. Aksi beli investor lokal akhirnya berhasil bawa Indeks ke zona hijau.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 11.910 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 11.823 per dolar AS.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG turun 25,445 poin (0,49%) ke level 5.118,226. Investor asing belum berhenti melepas saham dalam rangka ambil untung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saham-saham unggulan jadi sasaran aksi jual. Indeks langsung jatuh ke zona merah sejak awal perdagangan akibat aksi jual ini.

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Senin (15/9/2014), IHSG berkurang 12,540 poin (0,24%) ke level 5.131,171 mengikuti koreksi pasar saham regional. Aksi beli investor domestik tak mampu bawa IHSG ke zona hijau.

Pelaku pasar domestik masih banyak berburu saham. Namun, pelaku pasar asing terus melepas saham-saham unggulan membuat indeks tak berdaya di teritori negatif.

Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (15/9/2014), IHSG ditutup naik tipis 1,187 poin (0,02%) ke level 5.144,898. Sementara Indeks LQ45 ditutup menguat tipis 0,210 poin (0,02%) ke level 870,329.

Aksi beli investor lokal akhirnya berhasil bawa indeks ke zona hijau. Investor masih terus melepas saham, transaksi investor asing sore ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai lebih dari Rp 600 miliar di pasar reguler.

Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 181.064 kali dengan volume 6,21 miliar lembar saham senilai Rp 4,65 triliun. Sebanyak 135 saham naik, 170 turun, dan 89 saham stagnan.

Sanksi baru yang diberikan negara barat kepada Rusia membuat investor regional khawatir akan perlambatan ekonomi dunia. Bursa-bursa di Asia pun sore ini menutup perdagangan dengan variatif cenderung melemah.

Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Hang Seng melemah 238,33 poin (0,97%) ke level 24.356,99.
  • Indeks Komposit Shanghai naik 7,19 poin (0,31%) ke level 2.339,14.
  • Indeks Straits Times turun 18,70 poin (0,56%) ke level 3.326,85.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.000 ke Rp 56.000, Indocement (INTP) naik Rp 850 ke Rp 24.000, Siloam (SILO) naik Rp 500 ke Rp 15.550, dan Semen Indonesia (SMGR) naik Rp 400 ke Rp 16.175.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Delta Jakarta (DLTA) turun Rp 28.475 ke Rp 388.025, Matahari (LPPF) turun Rp 700 ke Rp 16.200, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 675 ke Rp 26.050, dan Mayora (MYOR) turun Rp 575 ke Rp 29.000.

(ang/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads