Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 6,890 poin (0,13%) ke level 5.151,788 di tengah koreksi yang terjadi di bursa-bursa Asia. Pengumuman susunan kabinet yang disampaikan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) memberi sentimen positif.
Aksi beli belum ramai tapi cukup untuk mendorong IHSG naik di zona hijau. Saham-saham yang kemarin kena sempat diincar investor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, Selasa (16/9/2014), IHSG menipis 4,820 poin (0,09%) ke level 5.140,078. Sementara Indeks LQ45 berkurang 0,705 poin (0,08%) ke level 869,624.
Aksi jual didominasi investor asing, sampai siang ini asing sudah jual bersih (net sell) sekitar Rp 220 miliar di pasar reguler. Saham-saham lapis dua yang terkena aksi jual.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 131.276 kali dengan volume 1,8 miliar lembar saham senilai Rp 2 triliun. Sebanyak 116 saham naik, 137 turun, dan 91 saham stagnan.
Bursa-bursa di regional bergerak mixed masih cenderung melemah hingga siang hari ini. Maraknya sentimen negatif dari luar negeri membuat bursa Asia sulit bergerak ke atas.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melemah 44,47 poin (0,28%) ke level 15.903,82.
- Indeks Komposit Shanghai naik tipis 1,82 poin (0,08%) ke level 2.340,96.
- Indeks Straits Times turun 25,28 poin (0,76%) ke level 3.287,19.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Multi Bintang (MLBI) turun Rp 14.000 ke Rp 1,4 juta, Maskapai Reasuransi (MREI) turun Rp 965 ke Rp 3.689, Matahari (LPPF) turun Rp 475 ke Rp 15.725, dan Lion Metal (LION) turun Rp 450 ke Rp 10.500.
(ang/hds)











































