Buka Investor Summit, Bos BEI Ingin Investasi Pasar Modal Jadi Gaya Hidup

Buka Investor Summit, Bos BEI Ingin Investasi Pasar Modal Jadi Gaya Hidup

- detikFinance
Rabu, 17 Sep 2014 10:40 WIB
Buka Investor Summit, Bos BEI Ingin Investasi Pasar Modal Jadi Gaya Hidup
Direktur Utama BEI Ito Warsito di Investor Summit (Foto: Dewi/detikFinance)
Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mendorong masyarakat Indonesia untuk bisa bersentuhan langsung dengan pasar modal.

Direktur Utama BEI Ito Warsito mengajak masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal secara langsung. Ito berkeinginan, investasi di pasar modal dijadikan sebagai gaya hidup sehari-hari masyarakat Indonesia.

"Menjadikan investasi sebagai gaya hidup, apabila sudah jadi gaya hidup jadi investasi di pasar modal bisa dilakukan sehari-hari," ujar Ito dalam sambutannya saat membuka acara Investor Summit and Capital Market Expo 2014 dengan tema 'Investasi di Pasar Modal Sebagai Gaya Hidup Untuk Masa Depan yang Lebih Baik,' di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Rabu (17/9/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ito menjelaskan, pihaknya ingin menegaskan jika berinvestasi di pasar modal bisa dilakukan oleh siapa pun dan dari kalangan apa pun. Menurutnya, berinvestasi di pasar modal bukanlah hal elit atau eksklusif.

"Kami tidak ingin investasi di pasar modal dipandang sebagai sesuatu yang elit atau eksklusif," katanya.

Menurut Ito, sasaran masyarakat Indonesia untuk bisa masuk pasar modal merupakan bagian dari upaya otoritas untuk melakukan pendalaman pasar.

"Ini sejalan dengan upaya otoritas untuk pendalaman pasar dan sektor pasar modal sebagai sektor umum dalam konteks inklusivitas gaya hidup dan sehari-hari masyarakat Indonesia," ujar dia.

Di samping itu, Ito menyebutkan, salah satu cara untuk bisa mengetahui sejauhmana pemahaman masyarakat Indonesia terhadap pasar modal, pihaknya secara rutin melakukan olimpiade bagi siswa menengah atas baik itu SMA, SMK, maupun Madrasah Aliyah.

"Acara ini bersamaan dengan olimpiade pasar modal nasional. Ini untuk mengukur pengetahuan anak-anak menengah atas baik SMA, SMK maupun Aliyah tentang pengetahuan mereka tentang pasar modal," kata Ito.

Dia menambahkan, melalui program tersebut diharapkan bisa meningkatkan sosialisasi untuk menyasar semua lapisan masyarakat Indonesia.

"Tiap tahun kami selenggarakan. Tahun lalu selalu juaranya dari luar Jawa, itu artinya tidak khusus masyarakat kota besar di Jawa tetapi seluruh Indonesia. Ini menjadi bagian seluruh kegiatan pasar modal, sosialisasi pasar modal yang dilakukan OJK, BEI, KPEI, dan KSEI," tutupnya.

(drk/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads