IHSG Bertahan di 5.200, Rupiah Melempem Lagi

IHSG Bertahan di 5.200, Rupiah Melempem Lagi

- detikFinance
Kamis, 18 Sep 2014 16:15 WIB
IHSG Bertahan di 5.200, Rupiah Melempem Lagi
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di level 5.200 sampai penutupan perdagangan. Aksi beli dilakukan investor domestik dan asing.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 11.990 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.945 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 8,215 poin (0,16%) ke level 5.196,399. Investor asing yang kemarin masih lepas saham kini mulai berburu secara selektif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi beli selektif terjadi di saham-saham unggulan. Sempat berhenti menanjak sejenak tapi Indeks mampu lanjutkan penguatan hingga titik tertingginya di 5.216.

Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG naik 22,212 poin (0,43%) ke level 5.210,396. Indeks bertahan di zona hijau meski rupiah melemah.

Saham-saham bank dan perkebunan naik cukup tinggi berkat aksi beli investor. Investor asing tak banyak bertransaksi, tapi siang ini sudah mencatat pembelian bersih dengan nilai tipis.

Menutup perdagangan, Kamis (18/9/2014), IHSG bertambah 19,958 poin (0,38%) ke level 5.208,142. Sementara Indeks LQ45 tumbuh 8,104 poin (0,92%) ke level 886,764.

Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai lebih dari Rp 300 miliar di pasar reguler. Dana asing akhirnya masuk lagi ke lantai bursa.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 186.819 kali dengan volume 5,898 miliar lembar saham senilai Rp 5,972 triliun. Sebanyak 108 saham naik, 177 turun, dan 99 saham stagnan.

Volume dan nilai transaksi perdagangan saham hari ini melonjak karena ada transaksi pembelian saham PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) senilai Rp 876 miliar di pasar negosiasi. Transaksi ini difasilitasi broker Bahana Securities (DX) selaku pembeli dan Sinarmas Sekuritas (DH) selaku penjual.

Rata-rata bursa di Asia menutup perdagangan di zona hijau, kecuali pasar saham Tiongkok yang masih melemah. Sentimen positif datang dari Wall Street yang mencetak rekor semalam.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa regional sore ini:

  • Indeks Nikkei 225 melonjak 178,90 poin (1,13%) ke level 16.067,57.
  • Indeks Hang Seng melemah 207,69 poin (0,85%) ke level 24.168,72.
  • Indeks Komposit Shanghai naik 8,03 poin (0,35%) ke level 2.315,93.
  • Indeks Straits Times bertambah 4,21 poin (0,13%) ke level 3.300,69.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Taisho (SQBI) naik Rp 26.000 ke Rp 306.000, Astra Agro (AALI) naik Rp 775 ke Rp 23.850, Matahari (LPPF) naik Rp 600 ke Rp 16.700, dan BCA (BBCA) naik Rp 300 ke Rp 12.550.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Elang Mahkota (EMTK) turun Rp 550 ke Rp 6.750, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 550 ke Rp 26.775, J Resources (PSAB) turun Rp 450 ke Rp 5.175, dan Sona Topas (SONA) turun Rp 395 ke Rp 4.100.

(ang/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads