Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 11.990 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.945 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 8,215 poin (0,16%) ke level 5.196,399. Investor asing yang kemarin masih lepas saham kini mulai berburu secara selektif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG naik 22,212 poin (0,43%) ke level 5.210,396. Indeks bertahan di zona hijau meski rupiah melemah.
Saham-saham bank dan perkebunan naik cukup tinggi berkat aksi beli investor. Investor asing tak banyak bertransaksi, tapi siang ini sudah mencatat pembelian bersih dengan nilai tipis.
Menutup perdagangan, Kamis (18/9/2014), IHSG bertambah 19,958 poin (0,38%) ke level 5.208,142. Sementara Indeks LQ45 tumbuh 8,104 poin (0,92%) ke level 886,764.
Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai lebih dari Rp 300 miliar di pasar reguler. Dana asing akhirnya masuk lagi ke lantai bursa.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 186.819 kali dengan volume 5,898 miliar lembar saham senilai Rp 5,972 triliun. Sebanyak 108 saham naik, 177 turun, dan 99 saham stagnan.
Volume dan nilai transaksi perdagangan saham hari ini melonjak karena ada transaksi pembelian saham PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) senilai Rp 876 miliar di pasar negosiasi. Transaksi ini difasilitasi broker Bahana Securities (DX) selaku pembeli dan Sinarmas Sekuritas (DH) selaku penjual.
Rata-rata bursa di Asia menutup perdagangan di zona hijau, kecuali pasar saham Tiongkok yang masih melemah. Sentimen positif datang dari Wall Street yang mencetak rekor semalam.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa regional sore ini:
- Indeks Nikkei 225 melonjak 178,90 poin (1,13%) ke level 16.067,57.
- Indeks Hang Seng melemah 207,69 poin (0,85%) ke level 24.168,72.
- Indeks Komposit Shanghai naik 8,03 poin (0,35%) ke level 2.315,93.
- Indeks Straits Times bertambah 4,21 poin (0,13%) ke level 3.300,69.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Elang Mahkota (EMTK) turun Rp 550 ke Rp 6.750, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 550 ke Rp 26.775, J Resources (PSAB) turun Rp 450 ke Rp 5.175, dan Sona Topas (SONA) turun Rp 395 ke Rp 4.100.
(ang/hds)











































