Membuka perdagangan pagi tadi IHSG berkurang 8,256 poin (0,16%) ke level 5.219,326. Indeks mengakhiri reli yang terjadi sejak pekan lalu. Investor domestik mulai mengambil untung dari penguatan IHSG sebelumnya.
Indeks langsung dibuka melemah terkena aksi ambil untung. Saham-saham yang sudah naik tinggi jadi sasaran aksi jual.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks sempat naik ke zona hijau tapi hanya sampai ke level 5.228 setelah itu turun lagi. Aksi jual menyasar saham-saham unggulan.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 104.997 kali dengan volume 2,4 miliar lembar saham senilai Rp 2,3 triliun. Sebanyak 105 saham naik, 169 turun, dan 71 saham stagnan.
Bursa-bursa regional kompak bergerak di zona merah hingga siang hari ini. Investor mulai mengambil untuk atas penguatan pekan lalu.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melemah 130,65 poin (0,80%) ke level 16.190,52.
- Indeks Hang Seng anjlok 322,34 poin (1,33%) ke level 23.983,82.
- Indeks Komposit Shanghai jatuh 34,54 poin (1,48%) ke level 2.294,91.
- Indeks Straits Times turun 5,08 poin (0,15%) ke level 3,299.97.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Bank of India (BSWD) turun Rp 1.150 ke Rp 3.850, Indocement (INTP) turun Rp 225 ke Rp 23.675, Waran Balitowerindo (BALI-W) turun Rp 190 ke Rp 1.685, dan United Tractor (UNTR) turun Rp 175 ke Rp 20.975.
(ang/hds)
