Pasalnya, pelaku pasar mulai mempertanyakan tentang laju pertumbuhan ekonomi Negeri Paman Sam dengan lesunya penjualan rumah setempat. Tekanan juga datang dari Tiongkok setelah perdana menterinya menyatakan tidak akan menambah stimulus.
Penjualan rumah di AS bulan Agustus turun 1,8%, jauh sekali dari prediksi pelaku pasar yang tumbuh 1% . Saham-saham properti pun langsung anjlok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Indeks Dow Jones jatuh 107,06 poin (0,62%) ke level 17.172,68, Indeks S&P 500 kehilangan 16,11 poin (0,8%) ke level 1.994,29 dan Indeks Komposit Nasdaq anjlok 52,10 poin (1,14%) ke level 4.527,69.
(ang/ang)











































