"Bursa memutuskan untuk mencabut penghentian sementara perdagangan efek perseroan di seluruh di seluruh pasar sejak sesi I perdagangan hari ini," kata Kepala Divisi Operasional Perdagangan Eko Siswanto dalam keterangan tertulis, Selasa (23/9/2014).
Sejak perdagangan dibuka sampai siang ini harga saham UNSP tetap berada di level Rp 50 alias gocap per lembar. Sahamnya sempat ditransaksikan lima kali sebanyak 1.782 lot senilai Rp 5,4 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BEI menghentikan perdagangan saham UNSP sejak pekan lalu gara-gara perusahaan sawit tersebut tak bisa bayar bunga obligasi senilai US$ 100 juta (Rp 1,1 triliun). Anak usaha Grup Bakrie itu akan bernegosiasi dengan para trustee alias pemegang obligasi.
Perusahaan sawit itu sudah menjelaskan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), bahwa jika bunga tersebut tidak dibayar maka bisa menimbulkan event of default atas Secured Equity-linked Redeembale Notes senilai US$ 100 juta tersebut. Namun sampai saat ini belum ada kejelasan apakah Bakrie Plantation bisa membayar bunga utang tersebut.
(ang/dnl)











































