Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 11.970 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di posisi Rp 11.940 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG menguat 27,505 poin (0,53%) ke level 5.201,512 didorong sentimen positif dari pasar global dan regional. Pelaku pasar kembali bersemangat berburu saham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG naik 18,100 poin (0,35%) ke level 5.192,107. Penguatan IHSG sedikit melambat gara-gara aksi ambil untung investor asing.
Meski melambat tapi IHSG berhasil bertahan di zona hijau. Pemodal domestik masih mendominasi dengan aksi beli di lantai bursa.
Mengakhiri perdagangan, Kamis (25/9/2014), IHSG ditutup melaju 27,372 poin (0,53%) ke level 5.201,379. Sementara Indeks LQ45 ditutup menanjak 5,696 poin (0,65%) ke level 884,410.
Saham-saham konsumer memimpin penguatan. Namun masih ada sektor yang terkena aksi ambil untung investor asing, yaitu industri dasar, dan aneka industri.
Investor asing masih terus melepas saham. Transaksinya sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) sekitar Rp 500 miliar di pasar reguler.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 194.146 kali dengan volume 5 miliar lembar saham senilai Rp 5 triliun. Sebanyak 181 saham naik, 121 turun, dan 81 saham stagnan.
Bursa di Asia masih bergerak mixed hingga penutupan perdagangan hari ini meski sudah diberi sentimen positif dari bursa global. Aksi jual marak terjadi di pasar saham Hong Kong.
Berikut situasi dan kondisi di bursa-bursa regional sore ini:
- Indeks Nikkei 225 melonjak 206,69 poin (1,28%) ke level 16.374,14.
- Indeks Hang Seng melemah 153,48 poin (0,64%) ke level 23.768,13.
- Indeks Komposit Shanghai naik 1,53 poin (0,07%) ke level 2.345,10.
- Indeks Straits Times menipis 0,10 poin (0,01%) ke level 3.292,71.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Siloam (SILO) turun Rp 375 ke Rp 15.525, Maskapai Reasuransi (MREI) turun Rp 275 ke Rp 4.550, Indocement (INTP) turun Rp 275 ke Rp 22.850, dan Mitra Adiperkasa (MAPI) turun Rp 225 ke Rp 5.500.
(ang/hds)











































