Hampir Sepanjang Hari Negatif, IHSG Berakhir 'Hijau'

Hampir Sepanjang Hari Negatif, IHSG Berakhir 'Hijau'

- detikFinance
Senin, 29 Sep 2014 16:25 WIB
Hampir Sepanjang Hari Negatif, IHSG Berakhir Hijau
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu ditutup di zona hijau setelah menghabiskan sebagian besar harinya di daerah negatif. Investor nampaknya mulai kembali berburu saham setelah sebelumnya marak aksi ambil untung (profit taking).

Menutup perdagangan Senin (29/9/2014), IHSG berada di posisi 5.142,01. Menguat 9,45 poin atau 0,18%.

Sementara Indeks LQ45 ditutup 874,85. Juga menguat 4,33 poin (0,5%).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih melemah. Dolar AS saat penutupan pasar tercatat Rp 12.145. Melemah dibandingkan kala pembukaan pasar yaitu Rp 12.090.

IHSG dibuka melemah dan cukup lama bertahan di zona merah. Namun investor yang sebelumnya melakukan profit taking mulai kembali berburu saham sehingga Indeks bisa ditutup menghijau pada Sesi I.

Memasuki paruh kedua perdagangan, Indeks juga masih terjebak di zona merah. Namun jelang akhir perdagangan, aksi beli mampu menyelamatkan IHSG.

Saham-saham yang diburu investor adalah infrastruktur, aneka industri, keuangan, barang konsumsi, dan manufaktur. Sementara saham yang banyak dilepas adalah dari sektor perdagangan, industri dasar, konstruksi, pertambangan, dan agrikultur.

Hari ini terjadi 239.499 kali transaksi yang melibatkan 5,65 miliar unit saham senilai Rp 4,74 triliun. Sebanyak 121 saham menguat, 181 melemah, dan 76 tidak bergerak.

Saham-saham yang menguat signifikan dan masuk jajaran top gainers antara lain Delta Djakarta (DLTA) naik Rp 5.000 menjadi Rp 405.000, Matahari Department Store (LPPF) naik Rp 1.025 menjadi Rp 17.025, dan Indo Tambangraya Megah (ITMG) naik Rp 750 menjadi Rp 25.900.

Sementara saham-saham yang terkoreksi dan menjadi top losers di antaranya Merck (MERK) turun Rp 3.000 menjadi Rp 170.000, Maskapai Reasuransi Indonesia (MREI) turun Rp 725 menjadi Rp 3.575, dan Elang Mahkota Teknologi (EMTK) turun Rp 525 menjadi Rp 6.000.

Indeks bursa saham regional bergerak mixed tetapi cenderung melemah. Investor masih memperhatikan isu kemungkinan kenaikan suku bunga di AS. Indeks Hang Seng bahkan terkoreksi hampir 2%.

Berikut perkembangan bursa di sejumlah negara Asia:

  • Nikkei 225 menguat 80,78 poin (0,5%) menjadi 16.310,64.
  • Hang Seng melemah 449,2 poin (1,9%) menjadi 23.229,21.
  • KOSPI melemah 5,04 poin (0,25%) menjadi 2.026,6.
  • Straits Times melemah 8,08 poin (0,25%) menjadi 3.284,13

(hds/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads