Menutup perdagangan Selasa (30/9/2014), IHSG berada di posisi 5.137,58. Melemah 4,43 poin atau 0,09%. Indeks LQ45 juga ditutup turun 1,77 poin (0,2%) di posisi 873,08.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan pasar hari ini tercatat Rp 12.160 per dolar AS. Menguat dibandingkan kala pembukaan pasar yaitu Rp 12.190 per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terjadi 265.299 kali frekuensi perdagangan hari ini yang melibatkan 7,24 miliar saham senilai Rp 6,15 triliun. Sebanyak 148 saham menguat, 154 saham melemah, dan 86 saham stagnan.
Investor banyak melepas saham-saham sektor perdagangan, barang konsumsi, infrastruktur, pertambangan, dan konstruksi. Sedangkan saham-saham yang masih diminati adalah sektor keuangan, manufaktur, industri dasar, aneka industri, dan agrikultur.
Saham-saham yang menguat signifikan dan masuk jajaran top gainers antara lain Elang Mahkota Teknologi (EMTK) naik Rp 300 menjadi Rp 6.300, Lippo General Insurance (LPGI) naik Rp 250 menjadi Rp 5.000, dan Indomobil Sukses Internasional (IMAS) naik Rp 200 menjadi Rp 4.600.
Sementara saham-saham yang melemah dan menjadi top losers antara lain Matahari Departement Store (LPPF) turun Rp 800 menjadi Rp 16.225, Siloam International Hospitals (SILO) turun 650 menjadi Rp 15.025, dan Indocement (INTP) turun Rp 300 menjadi Rp 21.550.
IHSG akhirnya mengikuti laju bursa regional yang bergerak mixed cenderung melemah. Investor global masih mencemaskan rencana kenaikan suku bunga di Amerika Serikat dan aksi demonstrasi besar-besaran di Hong Kong.
Berikut adalah perkembangan sejumlah bursa saham di Asia:
- Nikkei 225 melemah 137,12 poin (0,84%) menjadi 16.173,52.
- Hang Seng melemah 296,23 poin (1,28%) menjadi 22.932,98.
- KOSPI melemah 6,51 poin (0,32%) menjadi 2.020,09.
- Straits Times melemah 18,33 poin (0,56%) menjadi 3.271,39.











































