Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG anjlok 33,803 poin (0,66%) ke level 5.107,110 setelah terkena tekanan jual. Investor asing terus melepas saham.
Indeks langsung meluncur tajam sejak pembukaan perdagangan, sampai ke titik terendahnya hari ini di 5.039,321. Indeks sama sekali tak mampu menyentuh zona hijau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham unggulan jadi sasaran aksi jual. Seluruh indeks sektoral jatuh ke teritori negatif dengan koreksi rata-rata lebih dari satu persen.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 148.061 kali dengan volume 2,3 miliar lembar saham senilai Rp 3,1 triliun. Sebanyak 34 saham naik, 279 turun, dan 41 saham stagnan.
Bursa-bursa regional masih kompak bergerak di zona merah hingga siang ini. Sentimen dari Wall Street semalam membuat pelaku pasar Asia berhati-hati dalam transaksi.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 anjlok 305,99 poin (1,90%) ke level 15.776,26.
- Indeks Straits Times turun 19,89 poin (0,61%) ke level 3.244,20.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Bank of India (BSWD) turun Rp 800 ke Rp 2.600, Multi Prima (LPIN) turun Rp 674 ke Rp 5.600, Mayora (MYOR) turun Rp 550 ke Rp 19.300, dan Samudera Indonesia (SMDR) turun Rp 500 ke Rp 30.000.
(ang/dnl)











































