Namun penguatan satu hari itu belum cukup menutupi kekurangan tiga indeks utama dalam sepekan terakhir. Dalam sepekan ini ketiganya terkena koreksi.
Sentimen negatif sepekan ini cukup banyak, mulai dari pasien ebola yang mulai masuk ke Amerika Serikat (AS) dan demonstrasi warga di Hong Kong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak kekhawatiran di pasar sehingga akhirnya terjadi tekanan jual. Laporan tenaga kerja ini bisa memberi sedikit angin segar," kata Robbert Van Batenburg, direktur strategi pasar dari Newedge USA LLC di New York, seperti dikutip Reuters, Sabtu (4/10/2014).
Pada penutupan perdagangan Jumat waktu setempat, Indeks Dow Jones melaju 208,64 poin (1,24%) ke level 17.009,69, Indeks S&P 500 menanjak 21,73 poin (1,12%) ke level 1.967,9, dan Indeks Komposit Nasdaq bertambah 45,43 poin (1,03%) ke level 4.475,62.
Dalam sepekan, Indeks Dow Jones turun 0,6%, Indeks S&P 500 berkurang 0,8%, dan Indeks Komposit Nasdaq terpangkas 0,8%.
(ang/ang)











































