Mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat (3/10/2014), IHSG ditutup terpangkas 51,463 poin (1,03%) ke level 4.949,346. Sementara Indeks LQ45 ditutup terkoreksi 8,943 poin (1,06%) ke level 833,915.
Sedangkan Wall Street mencetak penguatan tertinggi dalam satu bulan terakhir, didorong bertambahnya tenaga kerja dan turunnya tingkat pengangguran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini IHSG diperkirakan punya peluang untuk rebound setelah jatuh cukup dalam pekan lalu. Posisi indeks yang sudah jenuh jual bisa dimanfaatkan untuk berburu saham.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 menanjak 141,16 poin (0,90%) ke level 15.849,81.
- Indeks Hang Seng naik 131,58 poin (0,57%) ke level 23.064,56.
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Bahana Securities
Pada perdagangan Jumat (3/10) IHSG turun 51 poin (-1,03%) ke level 4.949,35 dengan saham-saham yang menjadi pemberat bursa a.l. BBCA, BBRI, UNVR, BMRI dan BBNI.
Indeks masih terkena sentimen negatif di mana asing masih tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp 829,4 miliar dengan saham-saham yang banyak dijual asing a.l. BBRI, BMRI, BBNI, CPIN dan BBCA.
Secara teknikal, masih dalam fase bearish, indeks turun dengan volume serta indikator RSI dan MACD masih negatif. Namun tutup di luar area lowerband serta stochastic yang mulai masuk area oversold menunjukkan potensi rebound.
Hari ini (6/10), IHSG diperkirakan akan bergerak mixed cenderung menguat di kisaran 4.935 - 5.045 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. GGRM, UNVR, ADHI, ASII dan ICBP.
Rupiah Jumat (3/10) ditutup di level 12.177 dan hari ini (6/10) diperkirakan akan bergerak di kisaran 12.110-12.256.
Mandiri Sekuritas
Pasar saham AS berbalik menguat pada akhir pekan lalu seiring rilis positif data ekonomi Paman Sam. Penguatan itu diapresiasi dengan kenaikan indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar +1,24% dan indeks S&P500 sebesar +1,12%.
Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh pernyataan bank sentral yang akan melanjutkan stimulusnya. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 di Jepang sebesar +0,89% dan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan yang menguat +0,02%.
Sedangkan harga kontrak berjangka (futures) komoditas terkoreksi. Harga minyak mentah WTI turun - 1,40% ke level US$87,87 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi -1,86% ke posisi US$1.195,60 per troy ounce.
Dari dalam negeri, publik kembali menanti persaingan koalisi merah putih dan koalisi Indonesia hebat dalam memperebutkan kursi pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) hari ini. Sementara dari sisi ekonomi, pelaku pasar menantikan rilis kinerja perusahaan tercatat (emiten) kuartal ketiga yang kemungkinan mulai dirilis dalam waktu dekat.
Di sisi lain, Analis Teknikal Mandiri Sekuritas mengungkapkan jika indeks harga saham gabungan (IHSG) diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks bergerak melemah menembus level psikologis di 5.000 dan ditutup pada level 4.949 atau turun -51 poin (-1,03%).
Indikator MACD masih di area bearish. Hari ini Indeks masih akan bergerak melemah dengan penurunan terbatas. Indeks bergerak di kisaran support 4.913 dan resistance 5.004.
(ang/ang)











































