Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan awal pekan dengan naik 25 poin. Posisi IHSG yang sudah jenuh jual (oversold) dimanfaatkan investor untuk berburu saham.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 12.220 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 12.160 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik 25,858 poin (0,52%) ke level 4.975,204. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 6,482 poin (0,78%) ke level 840,397.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham yang pekan lalu jatuh kini bangkit kembali berkat aksi beli. Saham-saham unggulan memimpin penguatan pagi hari ini.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG melaju 23,383 poin (0,47%) ke level 4.972,729. Sementara Indeks LQ45 naik 4,627 poin (0,55%) ke level 838,542.
Akhir pekan lalu IHSG meninggalkan level 5.000 gara-gara aksi lepas saham investor asing. Aksi jual ini merupakan buntut dari situasi politik Indonesia yang belum kondusif.
Sedangkan Wall Street mencetak penguatan tertinggi dalam satu bulan terakhir, didorong bertambahnya tenaga kerja dan turunnya tingkat pengangguran.
Beberapa bursa di Asia hari ini libur menyambut libur nasional. Pasar saham yang berdagangan bergerak kompak menguat, termasuk Bursa Efek Indonesia (BEI).
Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 menanjak 141,16 poin (0,90%) ke level 15.849,81.
- Indeks Hang Seng naik 131,58 poin (0,57%) ke level 23.064,56.











































