Mengintip Para Pemberi Utang Rp 44 Triliun ke Tambang Bakrie

Mengintip Para Pemberi Utang Rp 44 Triliun ke Tambang Bakrie

- detikFinance
Senin, 06 Okt 2014 14:13 WIB
Mengintip Para Pemberi Utang Rp 44 Triliun ke Tambang Bakrie
Foto: Ilustrasi
Jakarta - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) punya utang US$ 4 miliar atau sekitar Rp 44 triliun saat ini. Utang ini didapat dari beberapa lembaga keuangan.

Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan BUMI Dileep Srivastava mengatakan utang tersebut akan dikurangi hingga menjadi US$ 2,2 miliar atau sekitar Rp 24 triliun tahun depan.

Caranya dengan mencicil dari berbagai sumber dana, salah satunya adalah penerbitan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) alias rights issue.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lembaga-lembaga yang akan menerima pembayaran tahun ini antara lain Axis Bank Limited, Credit Suisse, Deutsche Bank 2011, UBS AG, dan CBS. Selain itu masih ada juga China Investment Corporation (CIC) melalui Country Forest Limited dan Castleford Investment Holdings.

"Saat ini total utang BUMI US$ 4 miliar, tahun depan akan diturunkan jadi US$ 2,2 miliar," kata Dileep di acara Public Expose Insidentil BUMI di ruang Avara 123 Avara Lounge & Function Hall Epiwalk, Jakarta, Senin (6/10/2014).

Sayangnya, rights issue perusahaan tambang Grup Bakrie ini sepi peminat. Dari target raupan dana Rp 8 triliun, BUMI hanya mengantongi dana sekitar Rp 3,61 triliun.

Aksi korporasi perseroan itu mengalami kekurangan permintaan (undersubscription) ditambah para kreditor tidak bersedia menerima pembayaran pinjaman dalam bentuk saham.

(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads