IHSG Rebound ke Level 5.000

IHSG Rebound ke Level 5.000

- detikFinance
Senin, 06 Okt 2014 16:18 WIB
IHSG Rebound ke Level 5.000
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ke level 5.000 setelah rebound 50 poin. Aksi beli selekif investor membuat Indeks positif di tengah perdagangan yang sepi.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 12.205 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 12.160 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik 25,858 poin (0,52%) ke level 4.975,204. Posisi IHSG yang sudah jenuh jual (oversold) dimanfaatkan investor untuk berburu saham.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saham-saham yang pekan lalu jatuh kini bangkit kembali berkat aksi beli. Hanya saham-saham konsumer yang masih ketinggalan di zona merah.

Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG menguat 19,405 poin (0,39%) ke level 4.968,751 setelah terkena koreksi tajam pekan lalu. Indeks belum berhasil sentuh level 5.000.

Beberapa investor asing masih ada yang melepas saham, berlainan dengan investor domestik yang mulai melirik saham-saham unggulan. Titik tertinggi IHSG hari ini ada di level 5.006,339.

Menutup perdagangan awal pekan, Senin (6/10/2014), IHSG melaju 50,792 poin (1,03%) ke level 5.000,138. Sementara Indeks LQ45 menanjak 11,587 poin (1,39%) ke level 845,502.

Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 172.177 kali dengan volume 3,8 miliar lembar saham senilai Rp 3,8 triliun. Sebanyak 160 saham naik, 133 turun, dan 66 saham stagnan.

Beberapa bursa di Asia hari ini libur menyambut libur nasional. Aksi protes di Hong Kong yang mulai mereda membuat pasar saham setempat menanjak.

Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:

  • Indeks Nikkei 225 melonjak 182,30 poin (1,16%) ke level 15.890,95.
  • Indeks Hang Seng naik 250,48 poin (1,09%) ke level 23,315.04.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah United Tractor (UNTR) naik Rp 925 ke Rp 20.000, Indocement (INTP) naik Rp 725 ke Rp 21.800, Multi Prima (LPIN) naik Rp 700 ke Rp 6.250, dan BRI (BBRI) naik Rp 500 ke Rp 10.525.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 975 ke Rp 55.525, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 650 ke Rp 71.300, Multi Bintang (MLBI) turun Rp 500 ke Rp 1,38 juta, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 425 ke Rp 26.625.

(ang/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads