52 Persen Obligasi BASS Dimiliki Dana Pensiun
Selasa, 11 Jan 2005 17:03 WIB
Jakarta - Pemegang obligasi I tahun 2000 PT Bahtera Adimina Samudra Tbk (BASS) senilai Rp 100 miliar sebesar 52 persen dimiliki oleh dana pensiun dengan nilai Rp 52 miliar. Selain dana pensiun, Bank Panin dan Bank Mega juga diketahui memiliki obligasi tersebut.Dari data pemegang obligasi yang tercantum di PT Kustodia Sentral Efek Indonesia (KSEI), Selasa,(11/1/2005), tercatat dana pensiun terbesar yang memegang obligasi BASS adalah dana pensiun Perumpel/Perumpeng sebesar Rp 10,5 miliar.Sedangkan pemegang obligasi lainnya juga terlihat ada dari sektor perbankan seperti Bank Panin sebesar Rp 15 miliar dan bank mega sebesar Rp 3 miliar. Sebanyak lima reksa dana juga menginvestasikan portofolionya pada obligasi BASS senilai Rp 6 miliar.Sisa pemegang obligasi lainnya adalah yayasan-yayasan lain sebesar 7 persen atau sekitar Rp 7 miliar dan individu sebesar 4 persen atau Rp 4 miliar. Total jumlah pemegang obligasi BASS sebanyak 29 investor.Perusahaan hingga saat ini belum membayarkan sinking fund yang terakhir sebesar Rp 10 miliar yang seharusnya sudah diserahkan ke wali amanat pada Juni tahun 2004. Gagalnya pembyaran tersebut, karena perusahaan mengalami penurunan kinerja atas usaha penangkapan ikannya.Nilai obligasi BASS yang tercatat di Bursa Efek Surabaya (BES) saat ini hanya tinggal 60 persen. Data BES menunjukkan dalam tiga bulan terakhir hanya ada dua transaksi obligasi BASS yang terjadi yakni pada tanggal 22 Desember 2004 dan 28 Desember 2004 masing-masing senilai Rp 2 miliar.Sementara PT Kasnic Credit Rating Indonesia juga telah menurunkan peringkat obligasi I tahun 2000 PT Bahtera Adimina Samudra Tbk (BASS) senilai Rp 100 miliar dari BB-(double B minus) menjadi B-(single B minus) dengan outlook negative.Bursa Efek Jakarta (BEJ) juga melakukan terhadap saham BASS sejka sesi I perdagangan 5 Januari 2005 sehubungan dengan masalah pembayaran obligasi tersebut.
(mar/)











































