International Monetary Fund (IMF) memangkas target pertumbuhan ekonomi global untuk ketiga kalinya tahun ini. Hal ini membuat sugesti bahwa perusahaan-perusahaan akan mengalami masa sulit, terutama yang berkelas internasional.
Seluruh indeks sektoral di S&P 500 berakhir melemah. Saham industrial memimpin pelemahan dengan koreksi 2,4% dibuntuti sektor finansial dan material yang turun 1,8%
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Angkanya jelek sekali, membuat situasi pasar jadi berat. Ini memang bukan tren yang nanti akan makin buruk, tapi data ini memang jelek dan tidak biasa," kata Hayes Miller, kepala alokasi aset dari Baring Asset Management seperti dikutip Reuters, Rabu (8/10/2014).
Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones anjlok 272,52 poin (1,6%) ke level 16.719,39, Indeks S&P 500 jatuh 29,72 poin (1,51%) ke level 1.935,1, ke titik terendahnya sejak 12 Agustus. Indeks Komposit Nasdaq amblas 69,60 poin (1,56%) ke level 4.385,20.
(ang/hds)











































