Menutup perdagangan, Rabu (8/10/2014), IHSG terjun 74,322 poin (1,48%) ke level 4.958,519. Sementara Indeks LQ45 anjlok 15,034 poin (1,76%) ke level 837,367.
Wall Street melonjak tinggi menyusul pengumuman The Federal Reserve soal suku bunga. Ini termasuk penguatan harian tertinggi bursa Paman Sam di 2014.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini IHSG diperkirakan bisa menguat terbatas dibantu penguatan bursa global. Namun tetap waspada situasi politik dalam negeri yang belum kondusif.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 42,02 poin (0,27%) ke level 15.638,00.
- Indeks Straits Times menguat 14,93 poin (0,46%) ke level 3.241,64.
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Bahana Securities
Pada perdagangan Rabu (8/10) IHSG turun 74 poin (-1,48%) ke level 4.958,52 dengan saham-saham yang menjadi pemberat bursa a.l. TLKM, ASII, BBRI, UNVR dan BMRI.
Setelah sebelumnya tertahan oleh fibo 50%, indeks kembali turun di bawah 5.000 yang merupakan level psikologisnya karena faktor eksternal (penurunan target pertumbuhan GDP tahun depan oleh IMF dan Bank Dunia) serta internal (kemenangan kelima KMP terhadap KIH di MPR).
Asing kembali tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp 739 miliar dengan saham-saham yang banyak dijual a.l. BMRI, BBNI, SMGR, AALI dan BBNI.
Secara teknikal, indeks kembali turun dan tutup di bawah MA5-nya namun tidak disertai volume dan terlihat mencoba test support fibo 23,6% di 4.930 dengan stochastic yang positif di area oversold sementara RSI dan MACD masih negatif.
Hari ini (9/10), IHSG diperkirakan akan bergerak mixed cenderung menguat di kisaran 4.930 - 5.000 dengan saham - saham yang dapat diperhatikan a.l. ADRO, CTRA, BBCA, PWON dan DOID.
Rupiah Rabu (8/10) ditutup di level 12.240 dan hari ini (9/10) diperkirakan akan bergerak di kisaran 12.196 - 12.303.
Mandiri Sekuritas
Pasar saham AS berbalik menguat seiring indikasi bank sentral Paman Sam akan mempertahankan suku bunga rendah. Penguatan itu diapresiasi dengan kenaikan indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar +1,64% dan indeks S&P500 sebesar +1,75%.
Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh dimulainya negosiasi damai antara demonstran dan pemerintah di Hong Kong. Hal itu membuat pasar saham Asia menguat, seperti yang ditunjukkan indeks Nikkei 225 di Jepang sebesar +0,47% pada pembukaan pagi ini.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas juga terapresiasi. Harga minyak mentah WTI naik +0,48% ke level US$87,73 per barel. Sedangkan harga emas Comex menguat +1,15% ke posisi US$1.219,90 per troy ounce.
Dari dalam negeri, perhatian masyarakat kini terfokus pada kabinet pemerintahan yang akan dibentuk Joko Widodo – Jusuf Kalla. Publik berharap kabinet yang baru bisa lebih pro rakyat dan bebas dari kepentingan politik.
Di sisi lain, muncul kekhawatiran akan adanya penjegalan program pemerintah yang berujung pada pemakzulan presiden dan wakil presiden terpilih. Hal ini menyusul dikuasainya kursi pimpinan legislatif oleh pihak koalisi merah putih (KMP) selaku oposisi.
Sementara menurut Analis Teknikal Mandiri Sekuritas, indeks harga saham gabungan (IHSG) diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks membentuk gap down dan bergerak melemah kembali di bawah level psikologis dan ditutup pada level 4.958 atau turun 74 poin (-1,48%).
Indikator RSI masih di area konsolidasi. Hari ini Indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah terbatas coba menguji support di 4.943. Indeks bergerak di kisaran support 4.943
dan resistance 4.989.
(ang/ang)











































