Pasar Saham Akan Bergejolak Sampai Pengumuman Kabinet Jokowi

Pasar Saham Akan Bergejolak Sampai Pengumuman Kabinet Jokowi

- detikFinance
Kamis, 09 Okt 2014 10:50 WIB
Pasar Saham Akan Bergejolak Sampai Pengumuman Kabinet Jokowi
Jakarta - Gejolak politik ternyata berimbas cukup dalam di pasar keuangan. Investor masih bertanya-tanya bentuk dan arah pemerintahan Indonesia dalam lima tahun ke depan.

Ekonom Senior Standar Chartered Bank, Fauzi Ichsan, memprediksi pergerakan pasar keuangan akan fluktuatif sampai pelantikan presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi). Bahkan diprediksi sampai pengumuman kabinet Jokowi pada 22 Oktober 2014 nanti.

"Pergerakan pasar masih akan fluktuatif, mungkin sampai pengumuman kabinet oleh Jokowi. Itu juga kalau kabinetnya yang pelaku pasar suka," katanya kepada detikFinance, Kamis (9/10/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sepanjang tahun politik ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rupiah sudah mengalami fluktuasi yang luar biasa. Pada waktu Jokowi menyatakan siap maju dalam Pilpres, IHSG dan rupiah kompak menguat.

Penguatan ini berlanjut sampai pada kemenangan Jokowi dan JK sebagai presiden dan wakil presiden Indonesia oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Namun IHSG dan rupiah juga sempat anjlok cukup dalam beberapa kali, contohnya saat Prabowo menolak hasil penghitungan KPU. Indeks dan mata uang Garuda langsung tertekan.

Koreksi juga terjadi setelah DPR menentukan pemimpinnya untuk lima tahun ke depan yang mayoritas dari Koalisi Merah Putih (KMP). Koreksi kembali terjadi setelah terpilihnya Pimpinan MPR yang lagi-lagi dari koalisi yang sama.

Selain faktor internal, pergerakan pasar juga dipengaruhi rencana bank sentral AS, The Federal Reserves/The Fed, menaikkan tingkat suku bunga dan menghilangkan stimulus. Prediksi lambatnya pertumbuhan ekonomi dunia oleh IMF juga memberi sentimen negatif.

Kemarin IHSG terjun 74,322 poin (1,48%) ke level 4.958,519. Dana asing pun kabur sekitar Rp 730 miliar dalam sehari. Rupiah juga melemah, dolar pun nyari tembus Rp 12.250.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads