Investor Saham Berharap Jokowi Bisa Akur dengan Koalisi Oposisi

Investor Saham Berharap Jokowi Bisa Akur dengan Koalisi Oposisi

- detikFinance
Kamis, 09 Okt 2014 12:30 WIB
Investor Saham Berharap Jokowi Bisa Akur dengan Koalisi Oposisi
Jakarta - Pelaku pasar saham ingin situasi politik dalam negeri bisa mereda karena selama ini menimbulkan ketidakpastian di pasar keuangan. Apa harapan investor kepada para pemimpin rakyat atas situasi ini?

Investor berharap presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) bisa akur dengan Koalisi Merah Putih (KMP) dalam menjalankan pemerintahan. Pelaku pasar ingin kebijakan yang dicetuskan pemerintah baru bisa dijalankan dengan baik tanpa dihadang koalisi oposisi.

Ekonom Senior Standar Chartered Bank, Fauzi Ichsan, mengatakan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) pengusung Jokowi diharapkan bisa mengajak partai lain untuk bergabung sehingga bisa mendapatkan mayoritas kursi legislatif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pelaku pasar ingin nuansa politik membaik. Kalau misalnya ada satu atau dua partai yang bergeser ke koalisi Jokowi itu bagus, jadi bisa mayoritas," ujarnya kepada detikFinance, Kamis (9/10/2014).

Harapan pelaku pasar yang terbesar adalah kelancaran jalannya pemerintahan dengan kebijakan baru tanpa terhalang atau terhambat situasi politik.

"Bisa saja Jokowi mengundang satu koalisi untuk bergabung, seperti PPP. Nanti yang penting adalah program Jokowi bisa jalan," ujarnya.

Saat ini pelaku pasar modal saat ini masih menunggu nama-nama yang akan muncul dalam kabinet pemerintahan Jokowi. Awalnya, pelaku pasar saham ingin jajaran menteri yang seluruhnya berasal dari profesional.

Namun melihat situasi politik seperti sekarang ini, Ekonom Senior Standar Chartered Bank, Fauzi Ichsan, melihat pelaku pasar ingin menteri yang bisa menjalankan kebijakan Jokowi sambil kompromi dengan DPR.

"Awalnya memang yang diharapkan menteri-menteri itu bisa dari profesional. Namun melihat situasi sekarang investor rela kaum profesional dan teknokrat porsinya bisa dikurangi," ujarnya.

(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads