Saham-saham energi terkena koreksi paling dalam, indeks sektor energi jatuh hingga 2,9%. Dalam tiga perdagangan terakhir sektornya sudah terpangkas 7,6%, koreksi terparah sejak September 2011.
"Ada kekhawatiran atas buruknya kinerja emiten di triwulan III yang akan mulai diumumkan pekan depan. Dolar masuk tren menguat dan itu akan melukai kinerja perusahaan global," kata Giri Cherukuri, kepala trader dari OakBrook Investments LLC, di Lisle, Illinois, seperti dikutip Reuters, Selasa (14/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ang/ang)











































