Bencana Gempa & Tsunami di Aceh
Telkom Rugi Rp 160 Miliar
Rabu, 12 Jan 2005 15:15 WIB
Jakarta - PT Telkom tbk menderita kerugian hingga Rp 160 miliar akibat bencana gempa dan tsunami di Aceh dan Sumut. Namun saat ini perseroan sudah menyelesaikan 90 persen dari kerusakan yang alami."Kerugian Telkom di Aceh sebesar Rp 160 miliar. Tapi ini dilihat dari aset yang ada disana dan potential loss kerugian pelanggan. Namun kerugian itu sudah diasuransikan," kata Dirut Telkom Kristiono.Kristiono mengungkapkan hal itu disela-sela acara kerjasama dengan Bank Mandiri, access 14000 call Mandiri di Plasa Mandiri, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (12/1/2005)Menurut Kristiono, kerugian tersebut karena adanya kerusakan di 22 titik layanan dari 44 layanan di Aceh. "Namun sekarang 90 persen sudah selesai. Tinggal 6 lokasi yang belum selesai," katanya.Kerugian di Aceh jika dikonsolidasikan dengan pendapatan Telkom sangat kecil karena kontribusinya dibawah 10 persen. Tercatat total pendapatan Telkom di propinsi Aceh hanya sebesar Rp 180-200 miliar. Kerusakan yang dialami Telkom di Aceh menurutnya tidak berdampak pada keuangannya tahun 2004, namun akan terlihat pada tahun 2005. Pasalnya, Telkom sempat tidak berfungsi selama 2 minggu terutama untuk pelayanan fixed line. Saat ini Telkom sedang melakukan identifikasi jumlah pelanggan yang masih ada. Sebelum terjadinya bencana, jumlah pelanggan Telkom mencapai 100 ribu pelanggan dan seluler sebanyak 250 ribu. "Sekarang kita baru menghitung pelanggan-pelanggan yang masih ada. Kalau tidak ada tentunya sudah tidak bisa dihidupkan lagi. Dan ini belum tahu pelanggan yang tidak hidup lagi," ujarnya. Kristiono menambahkan, untuk tahun 2005 jumlah pelanggan Flexi mendapai 1,5 juta, sedangkan Fixed line 300 ribu SST baru.
(qom/)











































