Pasar Regional Bisa Bantu IHSG Menguat

Rekomendasi Saham

Pasar Regional Bisa Bantu IHSG Menguat

- detikFinance
Rabu, 15 Okt 2014 08:55 WIB
Pasar Regional Bisa Bantu IHSG Menguat
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin berhasil rebound 9 poin di tengah perdagangan yang sepi. Akis beli selektif terhadap saham-saham murah jadi pendorong naiknya IHSG.

Menutup perdagangan, Selasa (14/10/2014), IHSG naik tipis 9,529 poin (0,19%) ke level 4.922,582. Sementara Indeks LQ45 menguat tipis 3,041 poin (0,37%) ke level 831,344.

Wall Street berakhir mixed dengan Indeks S&P 500 dan Nasdaq mengakhiri koreksi tiga hari sementara Dow Jones masih merah. Kekhawatiran melambatnya ekonomi global masih membayangi pelaku pasar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones berkurang 5,88 poin (0,04%) ke level 16.315,19, Indeks S&P 500 bertambah 2,96 poin (0,16%) ke level 1.877,7 dan Indkes Komposit Nasdaq naik 13,52 poin (0,32%) ke level 4.227,17.

Hari ini IHSG diperkirakan punya peluang menguat dibantu pergerakan bursa-bursa di Asia. Waspada aksi jual investor asing yang bisa menghambat penguatan IHSG.

Pergerakan bursa-bursa regional pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 naik tipis 11.04 poin (0,07%) ke level 14.947,55.
  • Indeks Straits Times bertambah 7,51 poin (0,24%) ke level 3.201,91.

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Waterfront Securities
Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Selasa 14 Oktober 2014 ditutup menguat 0,19% pada level 4922. Tujuh dari 10 sektor mengalami kenaikan dengan kontributor terbesar pada sektor properti dan konstruksi. Investor asing melakukan net sell senilai Rp490 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup mix, dimana indeks Dow Jones ditutup melemah sedangkan indeks S&P500 dan Nasdaq Composite ditutup menguat. Pergerakan indeks antara lain dipicu oleh rebound pada saham berkapitalisasi kecil dan penerbangan, serta koreksi pada saham energi seiring dengan turunnya harga minyak mentah. Pelemahan harga minyak mentah disebabkan oleh prediksi International Energy Agency bahwa pertumbuhan permintaan minyak mentah pada tahun ini akan melambat pada level terendah sejak tahun 2009. Konsumsi minyak mentah diperkirakan tumbuh 650 ribu barel per hari, lebih rendah 250 ribu barel per hari dari proyeksi sebelumnya.ekonomi dari Eropa yang dirilis antara lain menunjukkan data inflasi di Swe dia dan Perancis mengalami penurunan, sedangkan inflasi Inggris melambat pada level terendah selama lima tahun terakhir dan indeks keyakinan investor di Jerman mengalami penurunan yang memasuki bulan ke 10.Indeks Harga Saham Gabungan hari ini diperkirakan bergerak cenderung mixed. IHSG akan berada di kisaran level 4890-4950. Rekomendasi: SMGR, WSKT, BBTN, ADHI, WIKA, INDF,LSIP, SMRA.

Mandiri Sekuritas
Pasar saham Amerika Serikat (AS) masih dihantui oleh resesi ekonomi di Eropa dan Asia. Semalam, indeks utama Paman Sam relatif bergerak flat yang diindikasi oleh indeks Dow Jones Industrial Avg yang melemah tipis -0,04% dan indeks S&P500 yang menguat +0,16%.

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham justru berbalik menguat. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 di Jepang sebesar +0,52% dan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan yang naik +0,14%.

Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak mixed. Harga minyak mentah WTI naik +0,57 % ke level US$82,31 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi -0,33% ke posisi US$1.229,70 per troy ounce.

Dari dalam negeri, pelaku pasar menantikan rilis laporan keuangan perusahaan tercatat (emiten) kuartal tiga. Di samping itu, publik juga dibuat penasaran dengan jajaran kabinet presiden dan wakil presiden terpilih yang sedianya akan diumumkan dalam waktu dekat.

Di sisi lain, Analis Teknikal Mandiri Sekuritas mengungkapkan jika indeks harga saham gabungan (IHSG) masih diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks bergerak mixed untuk kemudian ditutup menguat pada level 4.922 atau naik +0,19% pada perdagangan kemarin. Indikator RSI masih di area konsolidasi. Hari ini Indeks masih cenderung menguat dan coba menguji support terdekat di 4.900 serta resistance 4.992.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads