Bank Mandiri Terbitkan Obligasi Valas US$ 300-500 Juta
Rabu, 12 Jan 2005 16:30 WIB
Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) siap menerbitkan obligasi valas pada kuartal I-2005 sebesar US$ 300-500 juta. Hasil emisi obligasi ini untuk meningkatkan likuiditas dan pengembangan usaha."Kita sudah kirim request for qualifications (RFQ) kepada 14 bank yang merupakan investment banking danminggu depan diharapkan sudah ada jawabannya," kata Dirut Bank Mandiri, ECW Neloe disela acara peluncuran Single Access 14000 Call Mandiri yang berlangsung di Plasa Mandiri Jakarta, Rabu (12/1/2005).Keempat belas bank yang dikirimi RFQ tersebut diantaranya Credit Suisse First Boston (CSFB), UBS AG, HSBC, ABN Amro, Barclays Capital, Merrill Lynch, Citigroup dan Deutsche Bank.Menurut Neloe, saat ini pihaknya sedang meminta persetujuan dari Bank Indonesia (BI). Penerbitan obligasi ini merupakan bagian dari rencana emisi obligasi Bank Mandiri pada tahun 2003 yang sebesar US$ 1 miliar.Injeksi Tunas FinancindoNeloe juga menjelaskan, bahwa pihaknya akan melakukan injeksi modal kepadaPT Tunas Financindo anak perusahaan dari PT Tunas Ridean Tbk (TURI) yang bergerak pada sektor pembiayaan otomotif."Kita tidak melakukan akuisisi terhadap Tunas Financindo, tapi lebih kepada injeksi modal. Jadi bentuknya kerja sama dengan Tunas Financindo," kata Neloe.Menurut Neloe, kerja sama tersebut dalam rangka penyaluran dana ke Tunas Financindo melalui nasabahnya untuk kredit kendaraan. Tujuannya untuk pengembangan pembiayaan kredit dari Bank Manidiri untuk sektor otomotif.Kerja sama ini menurut Neloe sama seperti yang dilakukan Bank Mandiri belum lama ini terhadap PT Astra Sedaya Finance (ASF) dengan injeksi modal sebesar Rp 2 triliun. Bank Mandiri sendiri hingga telah memberikan injeksi modal kepada Tunas Financindo sebesar Rp 1 triliun. "Tapi untuk yang berikutnya kita belum tahu berapa yang akan diberikan untuk injeksi modal," kata Neloe.Ditegaskan Neloe, pihaknya tidak akan melakukan akuisisi terhadap perusahaan pembiayaan seperti halnya Bank Danamon akuisisi PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. "Kalau untuk akuisisi dalam rangka memperbesar modal untuk menjadi bank internasional kita lebih memilih bank bukan perusahaan pembiayaan," ujarnya.Beberapa bank telah masuk dalam daftar yang akan diakuisisi oleh Bank Mandiri baik bank yang sudah tercatat di bursa maupun yang belum. "Kita akan mengincar bank yang networknya besar dan bisa memberikan sinergi," ujar Neloe.Yang jelas kata Neloe, jika melakukan akuisisi Bank Mandiri akan menjadi pemegang saham mayoritas pada bank yang dituju tersebut. "Kalau cuma 10 persen untuk apa, kita maunya mayoritas," katanya.
(qom/)











































