Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh 29 poin mengikuti tren negatif dari bursa global dan regional. Aksi jual langsung ramai sejak pembukaan perdagangan.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di posisi Rp 12.210 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 12.220 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG turun 29,646 poin (0,60%) ke level 4.933,294. Sedangkan Indeks LQ45 melemah 7,427 poin (0,89%) ke level 831,686.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi jual masih didominasi oleh investor asing. Pelaku pasar domestik masih mengkoleksi saham di tengah ramainya aksi jual.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG anjlok 24,398 poin (0,49%) ke level 4.938,542. Sementara Indeks LQ45 jatuh 5,696 poin (0,68%) ke level 833,417.
Kemarin IHSG menguat 40 poin berkat aksi beli di saham-saham yang sudah murah. Indeks makin mendekati lagi level 5.000.
Wall Street belum bisa berhenti melemah. Sentimen kekhawatiran melemahnya ekonomi global dan penyebaran virus Ebola memberi tekanan ke bursa saham AS.
Kekhawatiran melambatnya ekonomi global membuat bursa regional kompak melemah pagi hari ini. Aksi jual juga ramai terjadi di bursa Asia.
Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 jatuh 365,79 poin (2,43%) ke level 14.707,73.
- Indeks Hang Seng melemah 231,48 poin (1,00%) ke level 22.908,57.
- Indeks Komposit Shanghai turun 7,49 poin (0,32%) ke level 2.366,18.
- Indeks Straits Times anjok 31,92 poin (1,00%) ke level 3.166,80.











































