Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 12.245 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 12.220 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG turun 29,646 poin (0,60%) ke level 4.933,294 mengikuti tren negatif dari bursa global dan regional. Aksi jual langsung ramai sejak pembukaan perdagangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG turun tipis 2,677 poin (0,05%) ke level 4.960,263. Indeks masih berusaha balik arah ke zona hijau setelah pagi tadi dibuka melemah.
Aksi jual masih didominasi oleh investor asing. Pelaku pasar domestik masih mengkoleksi saham di tengah ramainya aksi jual.
Menutup perdagangan, Kamis (16/10/2014), IHSG berkurang 11,326 poin (0,23%) ke level 4.951,614. Sementara Indeks LQ45 turun 1,851 poin (0,22%) ke level 837,262.
Indeks sempat positif sebentar, sampai ke level 4.976 tapi akhirnya turun lagi. Aksi jual investor asing memaksa IHSG jatuh ke zona merah. Transaksi investor asing sore ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 326,984 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 235.309 kali dengan volume 8,365 miliar lembar saham senilai Rp 7,704 triliun. Sebanyak 104 saham naik, 148 turun, dan 71 saham stagnan.
Volume dan nilai transaksi hari ini sedikit meningkat karena ada dua aksi tutup sendiri, yaitu di saham PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) dan saham PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) masing-masing dengan Rp 1,5 triliun dan Rp 925 miliar di pasar negosiasi.
Tekanan negatif dari pasar global membuat bursa regional kompak melemah sore hari ini. Bursa saham Jepang jatuh paling dalam hingga lebih dari 2%.
Berikut perkembangan bursa regional sore ini:
- Indeks Nikkei 225 terjun 335,14 poin (2,22%) ke level 14.738,38.
- Indeks Hang Seng anjlok 239,11 poin (1,03%) ke level 22.900,94.
- Indeks Komposit Shanghai turun 17,17 poin (0,72%) ke level 2.356,50.
- Indeks Straits Times jatuh 35,67 poin (1,12%) ke level 3.163,05.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Agro (AALI) turun Rp 725 ke Rp 20.100, Elang Mahkota (EMTK) turun Rp 700 ke Rp 6.400, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 375 ke Rp 57.950. dan Multi Prima (LPIN) turun Rp 300 ke Rp 5.850.
(ang/hds)











































