Dow Jones terkena koreksi enam hari berturut-turut. Sementara dua indeks acuan lainnya masih bisa naik didorong sentimen positif data ekonomi Amerika Serikat (AS).
Presiden The Federal Reserve St. Louis James Bullard mengatakan kepada Bloomberg Television bahwa bank sentral masih akan melanjutkan stimulus pembelian obligasi setelah melihat adanya penurunan inflasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi investor juga masih terus waspada akan perlambatan pertumbuhan ekonomi global. Apalagi kinerja emiten belum diumumkan dan virus Ebola masih mewabah.
"Cukup banyak aksi jual yang terjadi kemarin, apakah itu memang pencairan dengan sengaja atau ketakutan lalu menarik dana ... tapi ini sepertinya jangka pendek saja," kata Bucky Hellwig, senior vice president dari BB&T Wealth Management di Birmingham, Alabama, seperti dikutip Reuters, Jumat (17/10/2014).
Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones turun 24,5 poin (0,15%) ke level 16.117,24, Indeks S&P 500 bertambah 0,27 poin (0,01%) ke level 1.862,76 dan Indeks Komposit Nasdaq naik 2,07 poin (0,05%) ke level 4.217,39.
(ang/ang)











































