Demikian diungkapkan Robert Pakpahan, Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan, di kantornya, Jakarta, Senin (20/10/2014). "Sekitar 70% dieksekusi semester I," ujarnya.
Obligasi yang diterbitkan, lanjut Robert, tidak akan jauh berbeda dengan tahun ini. Ada lelang Surat Utang Negara (SUN) yang rutin secara mingguan, obligasi ritel, dan obligasi valas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kementerian Keuangan, tambah Robert, sedang mengkaji instrumen baru tetapi belum ada yang konkret. Instrumen yang ada saat ini dinilai sudah cukup memadai.
"Kita mencoba mengembangkan instrumen baru dalam rangka meng-cover lebih banyak lagi investor. Tapi untuk sementara belum ada yang konkret. Variasi instrumen SBN sudah cukup kaya," terangnya.
(hds/hds)











































