Apple memantapkan posisi sebagai perusahaan termahal di dunia setelah harga sahamnya melonjak 2,7% menyusul laporan kinerjanya yang membukukan rekor laba akhir September.
Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, saham Apple melonjak 2,7% ke posisi US$ 102,47 atau sekitar Rp 1,23 juta per lembar. Dengan harga saham sebesar itu, kapitalisasi pasar Apple menjadi US$ 613,58 (Rp 7.362 triliun).
Nilai kapitalisasi pasarnya ini jauh di atas perusahaan yang ada di urutan kedua, yaitu Exxon Mobil Corp. senilai US$ 399,39 miliar (Rp 4.792 triliun). Sementara di urutan ketiga ada Microsoft Corporation sebesar US$ 369,8 miliar (Rp 4.437 triliun).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada triwulan yang berakhir di September itu Apple meraup laba rekor laba US$ 8,5 miliar atau sekitar Rp 102 triliun. Laba yang diraup di triwulan yang berakhir September itu naik 13%. Pertumbuhan laba ini sejalan dengan omzet perusahaan yang juga melonjak US$ 42,1 miliar atau sekitar Rp 500 triliun.
Sementara omzetnya setahun penuh mencapai US$ 183 miliar atau sekitar Rp 2.196 triliun. CEO Apple Tim Cook mengatakan kinerja di akhir September lalu itu merupakan salah satu terbaik yang pernah diraih Apple.
"Kinerja tersebut layak masuk catatan rekor," katanya dalam keterangan tertulis yang dikutip AFP, Rabu (22/10/2014).
(ang/dnl)











































