Menutup perdagangan, Rabu (22/10/2014), IHSG menanjak 44,979 poin (0,89%) ke level 5.074,323. Sementara Indeks LQ45 melaju 9,032 poin (1,06%) ke level 862,464.
Wall Street berakhir negatif setelah adanya aksi penembakan di parlemen Kanada. Investor khawatir akan aksi ini sehingga memutuskan untuk melepas saham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak variatif dengan kecenderungan menguat terbatas. Pelaku pasar domestik masih bisa lakukan aksi ambil untung.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
Indeks Nikkei 225 melemah 104,44 poin (0,69%) ke level 15.091,33.
Indeks Straits Times naik 21,56 poin (0,67%) ke level 3.224,30.
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Waterfront Securities
Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Rabu 22 Oktober 2014 ditutup menguat 0,89% pada level 5074. Sektor pertambangan mengalami kenaikan terbesar. Investor asing melakukan net buy senilai Rp44,9 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup melemah yang antara lain dipicu oleh menguatnya dollar AS karena data inflasi yang secara tak terduga mengalami kenaikan. Inflasi AS bulan September tercatat naik 0,1%, meningkat dari bulan sebelumnya yang sebesar Γ’β¬β0,2% dan lebih tinggi dari estimasi yang diperkirakan stagnan.inflasi ini mengurangi potensi The Fed akan menunda penghentian program pembelian obligasi pada akhir bulan ini dan kenaikan suku bunga pada pertengahan tahun depan. Harga minyak mentah melemah pada level terendah selama dua tahun terakhir karena laporan persediaan minyak mentah mengalami kenaikan lebih banyak dari perkiraan. Cadangan minyak meningkat 7,11 juta barel, lebih banyak dari perkiraan yang sebesar 3 juta barel.emas melemah pada level terendah s elama dua pekan terakhir.Sementara itu dikabarkan ECB melakukan pembelian obligasi Spanyol, memasuki hari ketiga program pembelian aset oleh ECB. Pengumuman nilai pembelian aset akan dilakukan oleh ECB pada 27 Oktober.Indeks Harga Saham Gabungan hari ini diperkirakan bergerak cenderung mixed. IHSG akan berada di kisaran level 5000-5080. Rekomendasi: TBIG, BBRI, CPIN, BBCA, WIKA, BBTN, WSKT, ADHI, AKRA.
Mandiri Sekuritas
Pasar saham AS berbalik melemah seiring adanya aksi ambil untung dan rilis data inflasi Paman Sam. Koreksi dialami oleh indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar -0,92% dan indeks S&P 500 sebesar - 0,73%.
Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh pelemahan bursa global. Koreksi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 di Jepang sebesar -0,74% dan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan yang turun -0,18%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas juga terkoreksi. Harga minyak mentah WTI turun -0,04% ke level US$80,49 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi -0,26% ke posisi US$1.242,30 per troy ounce.
Dari dalam negeri, Presiden Joko Widodo kembali menunda pengumuman kabinetnya setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kabarnya belum merespons daftar nama yang disodorkan untuk menggantikan 8 nama calon menteri yang dicap terindikasi korupsi.
Di samping itu, penundaan juga terjadi karena Joko Widodo menunggu pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Sesuai aturan, perubahan nomenklatur kabinet yang akan diusungnya harus mendapat pertimbangan DPR. Hingga kini, belum diketahui secara pasti kapan Joko Widodo akan mengumumkan kabinet pemerintahannya.
Di sisi lain, Analis Teknikal Mandiri Sekuritas menilai jika indeks harga saham gabungan (IHSG) masih diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks bergerak menguat untuk kemudian ditutup pada level 5.074 atau naik -0,89% pada perdagangan kemarin.
Pada perdagangan hari ini, IHSG masih berpotensi menguat dan coba menguji resistance terdekat di 5.107 serta support di 5.015.
(ang/ang)











































