Demikian disampaikan Ketua Umum Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) Haryajid Ramelan di acara Prospek IHSG Pasca Pelantikan Presiden-Wakil Presiden RI Joko Widodo-Jusuf Kalla di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (23/10/2014).
"Hingar-bingar kemarin yang ditakutkan ternyata tidak terjadi, pelantikan lancar, Prabowo-Hatta hadir, ini menunjukkan kedewasaan elit politik, ini yang membuat optimisme pasar," ujarnya.
Haryajid menjelaskan, optimisme pasar ditunjukkan dengan naiknya IHSG sepanjang tahun 2014 yang sudah naik mencapai sekitar 17%. Angka ini jauh lebih baik dibandingkan di tahun 2013 yang masih mencatatkan angka minus 4%.
"Indeks pasar modal 2013 minus 0,4%, 2014 kurang lebih naik 17% lebih cukup menarik di awal tahun, pemerintahan dihadiahi indeks melejit 5.000, sekarang 5.094 sedikit lagi capai rekor 5.300," katanya.
Namun begitu, dia mengatakan, sentimen positif ini masih bisa berlanjut dengan kepastian pembentukan kabinet oleh Jokowi-JK. Susunan menteri menentukan pergerakan di pasar modal.
"Kita melihat kira-kira siapa sih menterinya, menkonya, karena ini akan berpengaruh terhadap peta ekonomi. Jadi kita tinggal bagaimana memaintance akhir tahun ini IHSG bisa di 5.300," tandasnya.
(drk/ang)











































